Jakarta, GPriority.co.id – Menteri Perdagangan (Mendag), Budi Santoso menargetkan total transaksi pada Trade Expo Indonesia (TEI) ke-41 tahun 2026 mencapai USD 17,5 miliar.
Target tersebut lebih tinggi dibandingkan tahun 2025 yang dipatok sebesar USD 16,5 miliar. Pada realisasinya, TEI 2025 justru melampaui target dengan capaian transaksi sebesar USD 22,83 miliar.
Hal itu disampaikan Budi dalam acara peluncuran TEI 2026 di kantor Kementerian Perdagangan (Kemendag), Kamis (26/2). Pameran dagang terbesar di Indonesia ini akan digelar pada 14–18 Oktober 2026 di Indonesia Convention Exhibition, Tangerang Selatan.
“Kita targetkan tahun ini transaksinya adalah USD 17,5 miliar. Tahun lalu targetnya USD 16,5 miliar dan tercapai sebesar USD 22,83 miliar,” kata Budi kepada wartawan.
Ia berharap capaian transaksi pada TEI 2026 dapat kembali melampaui target yang telah ditetapkan.
“Harapan kita dengan target USD 17,5 miliar ini nanti juga akan tercapai lebih tinggi,” ucapnya.
Budi menilai, penyelenggaraan TEI menjadi peluang strategis untuk semakin memperkenalkan pasar Indonesia ke dunia internasional. Menurutnya, kondisi pasar ekspor Indonesia saat ini semakin terbuka dan menunjukkan tren positif.
Ia juga menyoroti kinerja ekspor nasional yang pada tahun lalu tumbuh sebesar 6,15 persen, meskipun di tengah dinamika hubungan internasional.
“Kami optimis transaksi akan berjalan dengan baik dan tentu ekspor kita tahun depan, kita harapkan akan meningkat lebih besar,” pungkasnya.
