Jakarta, GPriority.co.id – Pemerintah Indonesia melalui KemenPAN-RB (Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi) resmi menginstruksikan seluruh instansi untuk segera mengajukan usulan kebutuhan formasi Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk Tahun Anggaran 2026.
Dilansir dari laporan ANTARA pada Selasa (7/4), Menteri PANRB, Rini Widyantini, menyebut jika sekitar 160 ribu formasi telah disiapkan.
Kabarnya, Seleksi CPNS 2026 akan dibuka pada kuartal ke III tahun ini antara bulan Agustus, September, atau Oktober mendatang, mengacu pada pola seleksi sebelumnya.
Berikut ini syarat daftar CPNS, dokumen digital yang wajib disiapkan, hingga alur utama penerimaan untuk mengikuti Seleksi CPNS 2026.
Syarat Daftar CPNS
1. Berusia minimal 18 tahun dan maksimal 25 tahun saat melamar CASN.
2. Tidak pernah terlibat tindak kejahatan pidana dengan kurungan penjara dua tahun atau lebih sesuai putusan pengadilan.
3. Tidak pernah diberhentikan secara hormat atas keinginan sendiri atau tidak hormat sebagai prajurit TNI, anggota Polri, hingga PNS.
4. Tidak berstatus sebagai CPNS, PNS, atau anggota TNI dan Polri.
5. Tidak terlibat aktivitas politik praktis atau tidak aktif menjadi anggota maupun pengurus partai politik.
6. Mempunyai kualifikasi pendidikan sesuai persyaratan formasi yang ditetapkan.
7. Bersedia ditempatkan di seluruh wilayah NKRI atau negara lain berdasarkan ketentuan instansi pemerintah.
Dokumen Digital yang Wajib Disiapkan
1. Scan KTP asli (pastikan data pada Dukcapil sudah valid dan terbaru).
2. Pas foto terbaru (umumnya menggunakan latar belakang merah).
3. Ijazah beserta transkrip nilai asli (bukan hasil legalisir, kecuali ada ketentuan khusus).
4. Sertifikat akreditasi kampus atau program studi (disesuaikan dengan tahun kelulusan).
5. Surat lamaran dan surat pernyataan (biasanya format telah disediaakan oleh instansi saat pendaftaran dibuka).
Alur Utama Penerimaan CPNS
1. Pembuatan akun di Portal SSCASN (Akses: https://sscasn.bkn.go.id/).
2. Pemilihan dan pendaftaran jabatan/formasi.
3. Proses verifikasi administrasi dokumen.
4. Pelaksanaan Tes SKD berbasi CAT (TWK, TIU, TKP).
5. Publikasi hasil SKD (kuota: 3x kebutuhan formasi).
6. Tes kompetensi bidang (SKB), wawancara, dan tes fisik (bervariasi per instansi).
7. Pengumuman kelulusan akhir (Bobot: SKD 40% & SKB 60%).
8. Pemberkasan dokumen dan pengusulan NIP.
Bagi anda yang berminat mengikuti Seleksi CPNS 2026, diimbau untuk rutin mengecek laman resmi SSCASN, BKN, serta KemenPAN-RB, untuk mendapatkan informasi secara akurat.
