Ribuan Umat Hadiri Misa Kenaikan Yesus Kristus di Gereja Katedral Jakarta

Ribuan umat hadiri Misa Kenaikan Yesus Kristus di Gereja Katedral Jakarta/Foto Fifi Abdurahman

Jakarta, GPriority.co.id – Umat Kristiani memperingati Hari Raya Kenaikan Yesus Kristus pada Kamis, 14 Mei 2026.

Berdasarkan pantauan GPriority di Gereja Katedral, Jakarta Pusat, terdapat empat sesi misa Kenaikan Yesus Kristus di gereja katolik ini..

Pertama misa Kenaikan Yesus Kristus dimulai pukul 08.30 WIB dan berakhir pukul 09.30 WIB. Sementara itu, sesi kedua digelar pukul 11.00 WIB, sesi ketiga pukul 16.30 WIB, dan sesi terakhir pukul 19.00 WIB.

Romo Yohanes Deodatus SJ atau Rm Deo dari Gereja Katedral Jakarta mengatakan, sebanyak 2.300 umat hadir dalam setiap sesi misa.

“Total umat yang hadir itu kalau di dalam gereja itu 800, lalu ditambah di bagian luar itu sekitar ada 1.500 umat yang hadir setiap kali misa. Ada 4 kali misa di gereja Katedral Jakarta, jam setengah 9 pagi ini yang baru saja selesai, nanti jam 11, jam 4.30 dan jam 7 malam,” kata Rm Deo kepada wartawan di Gereja Katedral, Kamis (14/5).

Rm Deo menjelaskan, tidak ada prosesi khusus dalam perayaan Kenaikan Yesus Kristus karena masih menjadi bagian dari rangkaian masa Paskah.

“Untuk kenaikan tuhan tidak ada prosesi yang sangat khusus ya, ini masih bagian dari masa paska, di masa paska itu panjang, nanti berakhir pada saat pentakosta turunnya roh kudus,” ucap dia.

Ia juga mengatakan, pihak gereja tidak menyediakan tenda tambahan seperti saat perayaan Natal maupun Paskah. Sebab, perayaan Kenaikan Yesus Kristus dilaksanakan dalam empat sesi misa sehingga jumlah umat terbagi.

“Kalau malam Natal hanya 2 kali, kalau malam Paska hanya 2 kali, kalau ini 4 kali, jadi tidak ada kesulitan dan tidak perlu menambah kursi untuk umat, karena terbagi di 4 kali misa terkait dengan hari ini,” tuturnya.

Lebih lanjut, Rm Deo menyampaikan bahwa isu keutuhan alam ciptaan menjadi pesan utama dalam perayaan Hari Raya Kenaikan Yesus Kristus 2026. Tema tersebut sejalan dengan arah Keuskupan Agung Jakarta mengenai pentingnya menjaga alam ciptaan.

“Maka dikatakan perintah Yesus itu pesan yang terakhir, dia katakan wartakanlah ke ujung dunia kepada segala makhluk, ini tidak hanya manusia tapi seluruh makhluk itu layak untuk kita jaga, kita cintai,” tuturnya.

Ia juga menyoroti persoalan lingkungan di Jakarta, mulai dari polusi udara hingga pengelolaan sampah yang dinilai perlu menjadi perhatian bersama.

“Hal-hal macam ini yang mesti kita ingat juga menjadi bagian dari perintah Yesus untuk kita semua,” pungkasnya.