Idaho, GPriority.co.id – Dua jet tempur milik Angkatan Laut Amerika Serikat jenis EA-18G Growler bertabrakan di udara saat melakukan atraksi aerobatik dalam ajang Gunfighter Skies Air Show di Idaho, Amerika Serikat, pada Minggu (17/5) waktu setempat.
Insiden ini terjadi sekitar dua mil di barat laut Pangkalan Angkatan Udara Mountain Home dan langsung menghentikan seluruh rangkaian pertunjukan udara, menurut laporan Reuters.
Menurut laporan awal dan rekaman video yang beredar di media sosial, kedua jet tampak bersentuhan di udara saat melakukan manuver sebelum kehilangan kendali dan jatuh ke daratan. Beberapa detik setelah tabrakan, muncul ledakan besar disertai kepulan asap hitam pekat di lokasi jatuhnya pesawat.
Meski insiden tersebut terlihat dramatis, seluruh empat awak dari dua pesawat berhasil menyelamatkan diri menggunakan kursi pelontar (ejection seat). Para pilot terlihat mendarat dengan parasut di area sekitar lokasi kejadian dan segera dievakuasi oleh tim penyelamat militer.
Pihak militer Amerika Serikat mengonfirmasi bahwa kedua pesawat yang terlibat adalah EA-18G Growler, jet perang elektronik yang biasa digunakan untuk misi pengacauan radar dan dukungan tempur. Hingga saat ini, belum ada laporan resmi mengenai kondisi kesehatan para awak setelah insiden tersebut.
Akibat kecelakaan ini, penyelenggara Gunfighter Skies Air Show memutuskan untuk membatalkan seluruh sisa pertunjukan. Pangkalan Angkatan Udara Mountain Home juga ditutup sementara guna mempermudah proses evakuasi, pengamanan area, dan investigasi penyebab tabrakan di udara tersebut.
Militer AS menyatakan bahwa penyelidikan menyeluruh telah dimulai untuk mengetahui faktor penyebab insiden, termasuk kemungkinan kesalahan manuver, kondisi teknis pesawat, maupun faktor cuaca saat kejadian berlangsung. Otoritas penerbangan militer juga akan mengevaluasi kembali prosedur keselamatan dalam pertunjukan udara setelah insiden ini.
Insiden tabrakan jet tempur di udara ini menjadi sorotan internasional karena terjadi dalam sebuah acara publik yang seharusnya menampilkan kemampuan dan keamanan operasi militer. Meski seluruh awak selamat, kejadian ini menambah daftar kecelakaan dalam pertunjukan udara militer yang terjadi di berbagai negara.
