Gpriority.co.id, Aceh – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA), Nora Idah Nita mendesak pemerintah pusat untuk secepatnya pencairan seluruh bantuan untuk korban bencana banjir Aceh.
Nora mengaku, hingga saat ini hampir seluruh masyarakat korban banjir di Aceh, khususnya Kabupaten Aceh Tamiang yang merupakan wilayah dengan dampak terparah mengeluhkan bantuan korban bencana yang dijanjikan pemerintah pusat belum juga terealisasi.
Hal itu diketahui Nora ketika melakukan kegiatan reses di daerah pemilihannya, yakni Dapil Tujuh yang meliputi dua wilayah, Kabupaten Aceh Tamiang dan Kota Langsa.
“Sampai sekarang warga masih menunggu kepastian penyaluran bantuan dari pemerintah pusat. Harus diketahui, bantuan itu sangat-sangat dibutuhkan untuk pemulihan kondisi mereka pascabencana,” ungkap Srikandi dari Partai Demokrat, Senin, (8/6).
Atas dasar tersebut, ia mendesak pemerintah pusat segera merealisasikan apa yang telah dijanjikan untuk korban bencana hidrometeorologi di Aceh, baik stimulan rumah rusak, perabot, pemulihan ekonomi maupun jadup. Ia juga meminta perhatian serius dari pemerintah pusat, khususnya jajaran pimpinan.
“Kepada Presiden RI, Menteri Dalam Negeri, Kementerian Sosial Republik Indonesia, Kementerian Keuangan Republik Indonesia, serta Badan Nasional Penanggulangan Bencana, ini harus menjadi perhatian serius. Kemudian segera mempercepat proses penyaluran bantuan kepada masyarakat terdampak,” ujarnya.
Bukan tanpa alasan, desakan pencarian tersebut Nora mengaku telah melakukan kordinasi dengan pemerintah daerah di Aceh. Hasil kordinasi menunjukkan semua daerah telah menyelesaikan seluruh proses administrasi yang dipersyaratkan pemerintah pusat.
Bahkan, kata dia, data penerima bantuan pun juga telah disusun secara lengkap berbasis by name by address Dan juga telah diajukan ke pemerintah pusat.
“Contohnya Aceh Tamiang hingga saat ini sudah mengajukan bantuan secara by name by address, baik itu stimulan rumah rusak, perabot, pemulihan ekonomi maupun jadup dari SK 1 sampai 4. Semua administrasi sudah lengkap, jadi sudah sewajarnya pemerintah pusat segera mencairkan bantuan tersebut,” jelasnya.
Menurutnya, percepatan pencairan bantuan sangat penting sebab untuk membantu pemulihan kondisi ekonomi masyarakat terdampak yang hingga kini masih terpuruk.
“Saat ini ekonomi masyarakat semakin sulit, lapangan pekerjaan hilang, bantuan UMKM juga belum ada kabar. Dengan kondisi seperti ini, angka kerawanan sosial juga bisa meningkat. Ini yang harus menjadi perhatian khusus pemerintah pusat,” ujarnya.
Foto : Istimewa
