Festival Teluk Jailolo 2026 Hadir di Dodinga, Catat Rangkaian Acaranya!

Rangkaian Festival Teluk Jailolo 2026 (FTJ 2026) akan diselenggarakan pada 17-20 Juni 2026 mendatang dengan tema "Goes to Dodinga"/Foto : Dok. Pemprov Malut Rangkaian Festival Teluk Jailolo 2026 (FTJ 2026) akan diselenggarakan pada 17-20 Juni 2026 mendatang dengan tema "Goes to Dodinga"/Foto : Dok. Pemprov Malut

Halmahera Barat, GPriority.co.id – Festival Teluk Jailolo (FTJ) 2026 dipastikan kembali digelar dengan konsep baru, tema “Goes to Dodinga”, dan akan berlangsung pada 17-20 Juni 2026.

Perhelatan budaya tahunan yang menjadi ikon pariwisata Kabupaten Halmahera Barat, Maluku Utara, itu akan dipusatkan di kawasan Dodinga sebagai upaya memperluas promosi destinasi wisata dan kekayaan budaya lokal kepada wisatawan nusantara maupun mancanegara.

Pemilihan Dodinga sebagai lokasi utama FTJ 2026 dinilai strategis karena kawasan tersebut memiliki nilai sejarah, budaya, serta potensi wisata alam yang besar.

Dodinga juga dikenal sebagai salah satu wilayah penting di Pulau Halmahera yang memiliki keterkaitan erat dengan perjalanan sejarah Kesultanan Ternate dan perkembangan masyarakat di Maluku Utara.

Berdasarkan informasi yang didapat, berikut ini rangkaian acara Festival Teluk Jailolo 2026 “Goes to Dodinga”.

17-20 Juni 2026 (Lapangan Desa Dodinga)
1. Ziarah Jere
2. Doa Bersama
3. Ekspedisi Wallace
4. Food Bazar
5. Pentas Seni Budaya
6. Senam Sehat & CKG
7. Sasadu On The Sea
8. Pencanangan Desa Wisata
9. Hiburan Rakyat (Yangere Kolosal Suku Tabaru & Local Pride)

19 Juni 2026 (Pantai Disa-Susupu)
1. Gerakan Wisata Bersih
2. Talkshow Pariwisata

19 Juni 2026 (Desa Adat Taraudu)
1. Orom Sasadu

Festival Teluk Jailolo selama ini dikenal sebagai ajang promosi budaya yang menampilkan beragam atraksi, mulai dari parade budaya, pertunjukan seni tradisional, pameran ekonomi kreatif, hingga promosi wisata bahari dan kuliner khas daerah.

Kehadiran FTJ menjadi momentum penting bagi pemerintah daerah untuk memperkenalkan potensi Halmahera Barat yang memiliki beragam kekayaan alam dan budaya kepada pasar wisata yang lebih luas.

Pelaksanaan FTJ 2026 diharapkan mampu mendorong pertumbuhan sektor pariwisata dan ekonomi masyarakat setempat.

Ribuan pengunjung diperkirakan akan hadir selama empat hari penyelenggaraan festival, sehingga memberikan dampak positif bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), sektor perhotelan, transportasi, hingga industri kreatif lokal.

Selain menjadi ruang promosi wisata, FTJ juga berfungsi sebagai sarana pelestarian budaya masyarakat Halmahera Barat.

Berbagai tradisi lokal, tarian daerah, musik tradisional, serta kearifan masyarakat pesisir akan ditampilkan sebagai bagian dari identitas budaya yang terus dijaga dan diwariskan kepada generasi muda.

Festival ini sekaligus memperkuat posisi Halmahera Barat sebagai salah satu destinasi unggulan di Maluku Utara.