Jembatan Perintis Garuda Bottoe Buka Akses Ekonomi Ratusan Kepala Keluarga

Barru, GPriority.co.id – Jajaran TNI Kodam Hasanuddin Makassar dan jajaran Kodim 1405 Mallusetasi. Menyertai Pangdam XIV/Hasanuddin, Mayjen. TNI Bangun Nawoko meninjau pembangunan jembatan Perintis Garuda di Bottoe, Kelurahan Tanete, Kecamatan Tanete Rilau Kabupaten Barru, Jumat 21/8/2026 kemarin.

Pembangunan jembatan perintis ini, kini menghubungkan dan membuka akses pendidikan, ekonomi, dan tatanan sosial lainnya bagi 90 kepala keluarga yang ada di kawasan itu.

Selesainya pembangunan jembatan Perintis ini, juga dihadiri Bupati Barru Andi Ina Kartika Sari, dan Wakil Bupati Barru, Abustan, meramaikan kunjungan Pangdam Hasanuddin.

Kunjungan ini menjadi momen penting bagi masyarakat Bottoe, khususnya 90 kepala keluarga dikawasan itu.  Jembatan Perintis Garuda adalah jembatan yang sejak lama ditunggu dan kini hadir sebagai akses penghubung  yang diharapkan memudahkan mobilitas warga, anak sekolah, petani, serta masyarakat yang menjalankan aktivitas ekonomi dan sosialnya.

Bupati Barru, Andi Ina Kartika Sary, menyampaikan, pembangunan jembatan tersebut merupakan bentuk perhatian nyata terhadap kebutuhan masyarakat, karena jembatan lama sudah tidak dapat dimanfaatkan karena kondisinya yang rusak.

Dikatakan, hadirnya jembatan Perintis Garuda memberikan harapan baru bagi masyarakat Bottoe, khususnya dalam menunjang mobilitas sehari hari. Aktivitas ekonomi dan sosial, anak sekolah yang membutuhkan akses aman untuk berangkat dan pulang sekolah.

“Insha Allah hadirnya Jembatan Garuda ini semakin memberikan semangat kepada masyarakat kami sebagai pengguna jembatan. Terkhusus karena di sini banyak anak-anak kita, yang  sekolah yang membutuhkan akses agar mereka dapat pergi belajar dengan baik tanpa takut adanya banjir atau kendala lainnya,” ungkapnya.

Pembangunan di Barru tidak dapat dilakukan sendiri pemerintah daerah, jadi dibutuhkan sinergi dan kolaborasi seluruh unsur, termasuk TNI, Polri, Forkopimda, pemerintah Kecamatan hingga pemerintah Desa, itu penting dalam menjawab kebutuhan masyarakat.

“Kehadiran Forkopimda menjadi perekat, kita semua dengan tugas dan tanggung jawab masing-masing tujuannya memberikan yang terbaik untuk masyarakat kita, terkhusus masyarakat Kabupaten Barru,” ungkapnya.

Apresiasi khusus kepada Dandim 1405/Mallusetasi beserta jajaran yang selama ini terus membangun komunikasi dan kerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Barru.

Ia memastikan Pemerintah Kabupaten Barru akan terus mendukung berbagai tugas dan program TNI yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Diketahui, Kabupaten Barru menjadi salah satu daerah penerima manfaat dari program pembangunan 3.300 jembatan yang diresmikan Presiden RI. Ia pun mengajak masyarakat Bottoe untuk menjaga dan memanfaatkan jembatan tersebut sebaik-baiknya.

Pangdam XIV/Hasanuddin Mayjen. TNI Bangun Nawoko menyampaikan, Program Jembatan Perintis Garuda merupakan inisiatif Presiden RI Prabowo Subianto untuk membuka akses masyarakat yang selama ini masih menghadapi keterbatasan dan risiko dalam beraktivitas.

Diharapkan, jembatan tersebut dapat memperlancar akses pendidikan, perekonomian, maupun aktivitas sosial masyarakat. Kehadiran TNI di tengah masyarakat merupakan bagian dari upaya membantu mengatasi kesulitan rakyat.

“Kami berharap kehadiran prajurit kami bisa membantu kesulitan rakyat di sekitarnya. Karena itu menjadi kewajiban kami,” terang Bangun Nawoko. 

Ia berharap masyarakat menjaga jembatan tersebut agar dapat digunakan dalam jangka panjang. Jika ditemukan kerusakan atau kondisi yang membahayakan, masyarakat diminta segera melaporkannya kepada Babinsa, Bhabinkamtibmas, Danramil maupun aparat desa setempat.

Kunjungan Pangdam XIV/Hasanuddin juga menyerahkan tali asih kepada masyarakat sekitar penerima manfaat Jembatan Perintis Garuda Bottoe.

Reportase : Agustin Effendy

Foto : Istimewa