Bukan Cuma Pendiam, Ini 4 Tipe Introvert yang Jarang Orang Tahu

Ilustrasi seseorang yang memiliki kepribadian introvert/Foto : Dok. iStock Ilustrasi seseorang yang memiliki kepribadian introvert/Foto : Dok. iStock

Jakarta, GPriority.co.id – Introvert sering kali identik dengan sosok pendiam, pemalu, dan lebih suka menyendiri. Padahal, tidak semua orang introvert memiliki karakteristik yang sama. Ada yang senang menghabiskan waktu sendiri, gemar berpikir mendalam, hingga merasa canggung ketika harus berinteraksi dengan orang baru.

Dilansir dari unggahan Instagram @dr.yuliana.cht, terdapat empat jenis introvert yang memiliki kecenderungan dan karakteristik berbeda, yaitu social introvert, thinking introvert, anxious introvert, dan restrained introvert.

“Nggak semua introvert punya karakter yang sama. Ada yang nyaman menghabiskan waktu sendiri, ada yang senang tenggelam dalam pikirannya, ada yang sering merasa canggung saat bersosialisasi, dan ada juga yang membutuhkan waktu sebelum merasa nyaman dengan orang lain,” demikian penjelasan dalam unggahan tersebut.

Lantas, apa saja empat jenis introvert dan bagaimana karakteristiknya?

1. Social Introvert

Social introvert merupakan tipe orang yang lebih nyaman menghabiskan waktu sendiri atau bersama kelompok kecil yang sudah dikenal. Bukan berarti tidak suka berteman, tetapi mereka cenderung lebih menikmati percakapan dengan orang terdekat dibandingkan harus berkenalan dengan banyak orang baru.
Kecenderungan ini dapat berkaitan dengan temperamen sejak kecil serta pengaruh lingkungan selama masa tumbuh kembang.

2. Thinking Introvert

Thinking introvert memiliki dunia pikiran yang luas. Mereka senang merenung, berimajinasi, mengamati, dan memikirkan berbagai hal secara mendalam.

Terkadang, mereka begitu larut dalam pikirannya sendiri hingga tidak menyadari waktu berlalu. Dalam penelitian Jennifer O. Grimes, Jonathan M. Cheek, dan Julie K. Norem (2011), kecenderungan ini dikenal sebagai thinking introversion.

3. Anxious Introvert

Berbeda dengan tipe sebelumnya, anxious introvert sebenarnya ingin bersosialisasi dan menjalin hubungan dengan orang lain. Namun, mereka sering merasa khawatir melakukan kesalahan, takut dinilai, atau terus memikirkan percakapan yang sudah berlalu.

Salah satu faktor yang dapat berkaitan dengan kecenderungan tersebut adalah behavioral inhibition, yaitu temperamen yang membuat seseorang lebih waspada ketika menghadapi situasi atau orang baru.

Penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Proceedings of the National Academy of Sciences (PNAS) pada 2020 menemukan bahwa temperamen ini pada masa bayi berkaitan dengan kecenderungan lebih tertutup dan introvert ketika dewasa.

4. Restrained Introvert

Restrained introvert merupakan tipe yang cenderung membutuhkan waktu sebelum berbicara, bertindak, atau merasa nyaman dengan lingkungan baru.

Mereka lebih suka mengamati keadaan terlebih dahulu, mempertimbangkan sesuatu sebelum memberikan respons, dan tidak terburu-buru mengambil keputusan.

Pada dasarnya, setiap orang memiliki cara berbeda dalam memproses informasi dan merespons lingkungan.

Penting dipahami bahwa introvert bukanlah kekurangan ataupun gangguan kepribadian. Keempat kategori tersebut merupakan kerangka untuk memahami beragam kecenderungan introversi, bukan diagnosis psikologis.

Jadi, kamu tidak harus sepenuhnya masuk ke dalam satu kategori. Bisa saja terdapat karakteristik dari beberapa jenis introvert sekaligus.