Penulis : Haris | Editor : Lina F | Foto : dok.pribadi
Jakarta, GPriority.co.id- Diantara shalat sunnah yang dilakukan oleh Nabi, ada salah satu shalat yang tidak pernah ditinggalkan oleh Rasullah dan para sahabatnya yakni Shalat Sunnah Witir.
Shalat Sunnah Witir merupakan shalat yang dikerjakan pada malam hari, dimulai setelah isya hingga terbitnya fajar.
“Adapun bilangan rakaatnya harus ganjil. Paling banyak 11 dan paling sedikit 1,” jelas Ustad Marwansyah Munir yang dihubungi via WhatsApp, Rabu (5/4).
Adapun niat untuk melaksanakan shalat witir:
Ushalli sunnatal witri rak’atan mustaqbilal qiblati Imaman/ma’muumal lillāhi ta’ālā
Artinya: “Aku niat sholat sunnah Witir satu rakaat dengan menghadap kiblat, saat ini sebagai imam/makmum karena Allah Ta’ala.”
Lantas apa sih rahasia yang terkandung di dalamnya? Dijelaskan Marwansyah Munir, dalam satu Hadis disebutkan:
اِجْعَلُوْا آخِرَ صَلاَتِكُم ْباِللّيْلِ وِتْرًا
Artinya: “Jadikanlah akhir shalat kalian di malam hari dengan sholat witir.” (HR. Bukhari 998 dan Muslim 749).
Rasulullah SAW memerintahkan para sahabat, tentu perintahnya bukan perintah wajib, karena yang diperintahkan ini sholat sunnah, agar menjadikan sholat witir (ganjil) sebagai pengakhir sholat (sunnah) malam.
Tujuannya untuk mengimbangi sholat Maghrib. Kalau sholat siang itu akhirnya (penutupnya) adalah shalat Magrib dan itu ganjil, maka sholat malam akhirnya juga ganjil yaitu shalat sunnah witir. Keduanya sama-sama ganjil, hanya bedanya, yang akhirnya shalat siang yaitu Maghrib itu fardhu, sementara shalat witir itu sunnah.
Jadi, shalat witir itu penting. Bahkan ulama terdahulu hampir tidak ada yang meninggalkan shalat witir. Biasanya, orang yang terbiasa melaksanakan sholat witir, itu seperti ada yang membangunkan tidur. Malaikat-Malaikat itu seperti membangunkan. Tinggal orangnya bagaimana, mau bangun menjalankan shalat atau tetap melanjutkan tidurnya.
Seperti disebutkan dalam hadist, sholat di akhir malam itu disaksikan oleh para Malaikat. Bukan berarti yang lain tidak disaksikan, semua disaksikan oleh Malaikat. Tetapi khusus sholat ini, ada saksi tambahan.
“Kalau pada semua sholat, Malaikat mencatat dan menyaksikan semua. Tetapi khusus untuk shalat akhirul lail, ada saksi tambahan dari para Malaikat jadi, sholat witir itu sangat penting,” tukasnya.
“Mungkin rankingnya menduduki ranking kedua setelah shalat sunnah fajar qabliyah Subuh. Sholat sunnah Qabliyah Subuh itu yang paling utama, setelah itu sholat witir. Tahajud dan yang lain sebagainya itu di belakangnya. Bahkan tarawih itu di belakangnya lagi seumpama diranking,” kata Marwansyah Munir menutup perbincangan.
