Kadiskominfo Kaltim: Pengelolaan Media Pemerintah Perlu Strategi dan Tepat Sasaran

Penulis: Dimas | Editor: Lina F | Foto: diskominfo.kaltimprov.go.id

Balikpapan,GPriority.co.id-Di era perkembangan teknologi dan penyebaran informasi yang begitu cepat, peran pemerintah dibutuhkan sebagai informasi resmi bagi masyarakat.

Pemerintah dalam hal ini, perlu mencari peluang dalam penyajian konten kreatif hingga diperlukan strategi dan bisa tepat sasaran. “Sebagai sumber informasi resmi bagi masyarakat, instansi pemerintahan harus mampu menyajikan konten kreatif. Dalam mengelola media pemerintah, strategi komunikasi harus ditentukan dengan tepat sasaran,” ucap Kepala Diskominfo Kaltim, Muhammad Faisal, saat pembukaan Workshop Pengelolaan Media yang diadakan oleh Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Kaltim pada, Senin (17/7).

Dikatakan Faisal, bahwa media pemerintah harus benar-benar memahami segmen yang ingin dicapai. Lanjutnya, jangan sampai konten suatu lembaga mencerminkan kepentingan ego pribadi.

“Banyak dari kita terjebak dalam membuat konten sesuai dengan selera pribadi. Apakah kita menciptakan merek pribadi atau menyampaikan informasi ke publik? Kita harus memahami audiens kita. Jika targetnya adalah milenial, maka ikuti kebutuhan mereka. Meskipun adminnya berusia lanjut, tetap sesuaikan dengan segmen yang ingin kita jangkau,” jelasnya dalam keterangan resmi dikutip dari diskominfo.kaltimprov.go.id, Selasa (18/7).

Adapun menurut mantan Pejabat Pemkot ini, konten kreatif melalui media sosial memiliki banyak manfaat bagi pemerintah. Pertama, dapat menjadi media komunikasi, penyebaran informasi, dan keterlibatan publik. “Kedua, dapat digunakan sebagai media promosi dan publikasi, memberikan umpan balik dan analisis demografi, serta membangun citra instansi,” lanjut Faisal.

Sebagaimana diketahui, Workshop pengelolaan media ini mengundang Diskominfo Kabupaten/Kota se-Kaltim dengan tema “Optimalisasi Pengelolaan Media Sosial Instansi Pemerintah Daerah se-Kalimantan Timur”. Narasumber yang dihadirkan berasal dari GPRtv Kementerian Kominfo RI, antara lain Mona Azhari Nisaq dengan materi Kreasi Konten Dengan Smartphone dan Alfin Ardian yang memberikan materi mengenai Basic Video Editing.