Jakarta, GPriority.co.id – Kondisi kesehatan presenter Ruben Onsu, sedang menjadi sorotan publik saat ini. Baru-baru ini, suami Sarwendah itu dilarikan ke RSUD Majalengka, setelah tumbang saat sedang mengisi acara di Majalengka, Jawa Barat.
Diketahui, bahwa Ruben Onsu pernah bercerita mengenai penyakit yang diidapnya. Sahabat almarhum Olga Syahputra itu mengatakan bahwa dirinya terkena Empty Sella Syndrome. Bahkan dirinya juga pernah melakukan serangkaian pemeriksaan, dan ada dugaan lesi otak di kepalanya.
Lalu, apa itu Empty Sella Syndrome?
Empty Sella Syndrome (ESS) seringkali ditemukan dengan tidak sengaja saat proses pemeriksaan CT Scan atau MRI otak. Penderitanya mungkin tidak memiliki gejala apapun. Namun, beberapa penderitanya akan mengalami gejala akibat hilangnya sebagian atau seluruh fungsi hipofisis. Diantaranya seperti sakit kepala, libido rendah, bahkan sampai impotensi.
Kelenjar pituitari, yang terletak di bawah otak dan dilindungi dalam rongga yang disebut sella turcica, berperan penting dalam menghasilkan hormon yang mengatur banyak fungsi tubuh, termasuk hormon pertumbuhan serta hormon yang mengendalikan produksi sperma dan sel telur.
Empty Sella Syndrome memiliki dua jenis, yaitu ESS Primer dan ESS Sekunder.
Empty Sella Syndrome Primer yaitu kondisi yang terjadi ketika ada kebocoran di sekitar kelenjar pituitari, sehingga cairan tulang belakang mengisi sebagian atau seluruh sella turcica, menyebabkan kelenjar tersebut mendatar di sepanjang dinding rongga dan mengganggu fungsi normal testis dan ovarium.
Sedangkan Empty Sella Syndrome Sekunder yaitu kondisi yang disebabkan oleh gangguan pada kelenjar pituitari akibat cedera, pembedahan, atau radiasi. Gejala ESS mencerminkan hilangnya fungsi hipofisis, seperti berhentinya menstruasi, infertilitas, dan kelelahan.
Beberapa gejala Empty Sella Syndrome, meliputi :
- Disfungsi ereksi Penurunan gairah seks
- Mudah lelah
- Menstruasi tidak teratur atau berhenti sama sekali (amenorrhea)
- Galaktorea, yaitu keluarnya cairan seperti ASI dari puting padahal tidak sedang hamil atau menyusui
- Peningkatan tekanan di otak
- Keluarnya cairan otak dari hidung
- Sakit kepala
- Papiledema, yaitu gangguan penglihatan akibat pembengkakan saraf mata karena tekanan di dalam otak.
Perlu diketahui, Empty Sella Syndrome adalah penyakit langka dengan gejala yang tidak spesifik, sehingga sering tidak terdiagnosis.
Foto : Instagram / @ruben_onsu
