Mafia Skincare Jadi Sorotan, Ordal BPOM Ikut Terlibat?

Jakarta, GPriority.co.id – Belakangan ini publik sedang menyoroti dugaan terkait mafia skincare. Isu tersebut mencuat usai dibahas oleh dr. Oky Pratama dan dr. Richard Lee.

Apa itu mafia skincare?

Mafia skincare merupakan oknum yang memperjualbelikan produk di pasaran tanpa adanya izin edar resmi, serta melibatkan praktik ilegal yang tentu saja merugikan konsumen.

Mirisnya, semua hal tersebut dilakukan hanya untuk keuntungan pribadi semata.

Adapun produk yang dijual oleh mafia skincare adalah skincare etiket biru, yaitu produk perawatan kulit yang diberi label atau etiket berwarna biru.

Perlu diketahui, skincare etiket biru merupakan produk yang membutuhkan resep dan pengawasan dari dokter kulit, karena mengandung bahan aktif yang kuat.

Oleh karenanya, produk skincare etiket biru tidak boleh diperjualbelikan secara bebas apalagi sembarangan.

Permasalahannya, saat ini banyak ditemukan produk skincare etiket biru yang dijual di pasaran, bahkan tanpa resep dan pengawasan dokter kulit. Inilah yang menjadi ulah dari mafia skincare.

Hingga saat ini pun, belum terungkap terkait sosok mafia skincare di Indonesia.

Namun, beberapa orang menduga jika sosok dibalik mafia skincare tersebut merupakan pemilik maklon skincare.

Dengan liciknya, pemilik maklon skincare ini kerap merayu para reseller dari merk-merk besar untuk menjual skincare etiket biru di pasaran.

Bahkan kabarnya, maklon skincare itu juga melibatkan orang dalam (ordal) BPOM (Badan Pengawas Obat dan Makanan).

Muncul sebuah dugaan bahwa ordal BPOM itu membantu pemilik maklon skincare untuk bisa memproduksi dan mendistribusikan skincare etiket biru secara bebas.

Menanggapi hal ini, pihak BPOM pun secara tegas mengatakan jika kasus mafia skincare tersebut sudah ditindaklanjuti dan diproses. Bahkan pemilik maklon skincare juga telah diinvestigasi.

Kepala BPOM, Taruna Ikrar, juga memastikan jika pihaknya bertekad akan memberantas sebaran produk kecantikan ilegal.

Jika nantinya ditemukan orang dalam BPOM yang membantu praktik jual beli skincare ilegal ini, maka akan langsung ditindak secara tegas.

Salah satu sosok yang diduga menjadi mafia skincare adalah Heni Sagara. Meski belum terbukti terkait kebenarannya, sosok Heni Sagara viral usai disebut oleh Nikita Mirzani melalui Instagram Storynya.

“Teruntuk ibu pabrik, udah sebut aja ibu Heni yang punya pabrik di Bandung sana, kamu jangan coba-coba membuat bapak peri (dokter Oky Pratama) meneteskan air mata ya,” sindir Nikita Mirzani.

Foto : Ilustrasi / Freepik