Presiden Prabowo Akan Bebaskan Napi Penghina Pejabat Negara

Prabowo Bakal Bebaskan Tahanan yang Menghina Pejabat Negara Prabowo Bakal Bebaskan Tahanan yang Menghina Pejabat Negara

Jakarta, GPriority.co.id – Presiden Prabowo berencana membebaskan tahanan yang menghina pejabat negara. Dilansir dari ANTARA pada Jumat (7/2), Presiden Prabowo memberikan amnesti kepada seluruh narapidana yang dijerat Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2024 tentang Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik, terutama bagi tahanan yang dihukum karena menghina pejabat negara.

Menurut Menteri Hak Asasi Manusia Natalius Pigai, kebijakan tersebut merupakan bagian dari upaya Presiden Prabowo untuk menjamin kebebasan berpendapat di Indonesia. Pigai juga menegaskan dalam lima tahun masa kepemimpinan Presiden Prabowo, tidak akan ada warga yang dijerat hukum hanya karena mengkritik pejabat negara.

Berdasarkan laporan, dalam 100 hari pertama pemerintahan Presiden Prabowo, tidak ada kasus penghinaan terhadap pejabat negara yang diproses dengan pasal Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik dan mencerminkan komitmen terhadap kebebasan berekspresi.

Selain para narapidana kasus Informasi dan Transaksi Elektronik, amnesti tersebut juga akan diberikan kepada narapidana politik terkait Papua, penyalahguna narkoba tertentu, juga bagi mereka yang memiliki catatan kesehatan khusus.

Menteri HAM menekankan kebebasan berpendapat tetap akan berjalan dalam berbagai aspek demokrasi, begitu juga dengan kontestasi politik dan pemilihan pemimpin partai maupun kepala daerah. Kendati demikian, Pigai mengingatkan kebebasan tersebut tetap harus menghormati hak orang lain serta tidak melanggar hukum yang berlaku di Indonesia.

Prabowo Siap Reshuffle Menteri

Masih berdasar pada kebebasan pendapat dan semua bagi rakyat serta bangsa, selanjutnya juga ramai soal isu reshuffle menteri Kabinet Merah Putih yang dipimpin Presiden Prabowo.

Secara tegas, Presiden Prabowo menekan pentingnya pemerintahan yang bersih dan berorientasi pada kepentingan bangsa.

Dalam sebuah wawancara, Presiden Prabowo menegaskan jika ada menteri dalam kabinetnya yang tidak mau bekerja, maka ia tak segan-segan akan menyingkirkannya.

“Yang tidak mau benar-benar bekerja untuk rakyat, ya saya akan singkirkan,” kata Presiden Prabowo seperti dilansir dari YouTube Berita Satu pada Jumat (7/2).

Foto : ANTARA