Jakarta, GPriority.co.id – Tagar #KaburAjaDulu menjadi tren di media sosial Indonesia. Menanggapi hal tersebut, Duta Besar Jepang untuk Indonesia, Masaki Yasushi, berharap agar semakin banyak pelajar dan pekerja Indonesia yang mempertimbangkan untuk menetap di Jepang.
Ia menyebutkan bahwa pelajar Indonesia dapat melanjutkan studi di Jepang meskipun mereka tidak fasih berbahasa Jepang, karena banyak universitas di sana yang mulai menggunakan bahasa Inggris sebagai bahasa pengantar.
“Pekerja Indonesia sangat dihargai oleh orang Jepang. Jadi, misi saya adalah untuk memperbanyak jumlah pekerja seperti itu,” kata Masaki saat merayakan ulang tahun ke-65 Kaisar Jepang Naruhito di Jakarta, seperti dikutip dari ANTARA pada Selasa (25/2).

29 WNI di Jepang Ditangkap Karena Overstay
Sebelumnya pada Jumat (21/2) lalu, otoritas imigrasi Jepang menggrebek sebuah gedung apartemen di Kota Oarai, Prefektur Ibaraki, Jepang. Mereka menangkap 29 WNI yang tinggal secara ilegal.
Operasi tersebut dilakukan usai polisi dan Biro Imigrasi mengawasi lokasi, dengan total lebih dari 50 WNI yang ditemukan di apartemen tersebut. Penangkapan pun dilaksanakan secara tertib, dan para imigran bersedia menyerahkan diri tanpa perlawanan.
Sebagai informasi, Kota Oarai dikenal memiliki jumlah pekerja ilegal tertinggi di Jepang. Sementara, banyak WNI yang dilaporkan bekerja pada sektor pertanian, perikanan, juga pengolahan makanan laut.
Sebuah investigasi mengungkap peran broker imigrasi yang diduga kuat menjadi perantara bagi imigran ilegal, termasuk seorang pria berinisial “K”, yang mengurus pemindahan dan pembayaran sewa mereka sejak 2022 silam.
Saat diselidiki, pemilik apartemen pun mengaku frustrasi karena pembayaran sering bermasalah akibat adanya perantara ini. Disisi lain, kesaksian warga setempat menyebut jika apartemen kerap kali mengalami gangguan akibat penghuni yang berbicara dengan nada keras serta memiliki kebiasaan merokok di area umum.
Usai dilakukan penggerebekan, hampir sebanyak 50 WNI lainnya dilaporkan melarikan diri, sementara pihak apartemen memutuskan untuk tak lagi menyewakan unitnya kepada para penyewa asing lewat jalur broker.
Foto : YouTube/Senpai Fouka
