Jakarta, GPriority.co.id – Pelaksanaan Salat Idul Fitri 2025 di Masjid Negara IKN resmi batal. Hal ini disebut karena adanya alasan teknis dan aksesibilitas yang belum siap hingga saat ini.
Pihak Otorita IKN menyebut jika pembangunan Masjid Negara IKN masih dalam tahap konstruksi dengan progres baru mencapai 54,3%, terutama pada struktur atap dan menara yang berisiko tinggi.
Disamping itu, akses jalan menuju Masjid Negara IKN juga belum sepenuhnya mendukung mobilitas jemaah, sehingga keselamatan dan kenyamanan belum terjamin.
Sebelumnya, Masjid Negara IKN ditargetkan selesai pada triwulan keempat 2025 dan diharapkan bisa digunakan untuk ibadah pada akhir tahun ini. Masjid ini dibangun di atas lahan seluas 32.125 meter persegi dengan kapasitas tampung hingga 29 ribu jemaah.
Bangunan utama masjid ini terdiri dari empat lantai, dua lantai mezanin, serta pelataran dua lantai untuk fungsi serbaguna dan parkir. Kendati kontrak pembangunan telah diperpanjang, Otorita IKN optimis penyelesaian proyek dapat berjalan sesuai jadwal.
Keistimewaan Masjid Negara IKN
Masjid Negara IKN dilaporkan menelan anggaran fantastis hingga Rp940 miliar. Publik pun beramai-ramai menyoroti hal tersebut. Tak sedikit juga yang membandingkan dengan pembangunan Masjid Istiqlal di Jakarta yang hanya mencapai Rp7 miliar.
Sebagai informasi, Masjid Negara memiliki desain unik yang terinspirasi dari lekuk dan putaran sorban. Kubah masjidnya juga meliuk-liuk, dan Menara masjidnya berbentuk spiral.
Rancangan awal Masjid Negara ini dibuat oleh I Nyoman Nuarta, yang kemudian disempurnakan oleh firma arsitektur Alien Design Consultant (Alien DC).
Pada groundbreaking Masjid Negara 18 Januari 2024 lalu, Presiden Jokowi mengatakan jika Masjid ini merupakan bukti bahwa apa yang dibangun di IKN bukan hanya aspek kemajuan fisik belaka, namun juga aspek spiritualitas.
Foto : Istimewa
