Jakarta, GPriority.co.id – Sumarti binti Jatin Toegono Poespowidjojo atau yang lebih dikenal dengan nama Titiek Puspa, merupakan penyanyi dan komposer legendaris Indonesia. Dirinya wafat di usia 87 tahun pada Kamis (10/4) kemarin.
Titiek Puspa dikonfirmasi meninggal pada pukul 16.25 WIB di RS Medistra, Jakarta Selatan. Pemilik single “Kupu-Kupu Malam” tersebut sempat mengalami pecah pembuluh darah di otak, sebelum akhirnya menghembuskan nafas terakhir.
Titiek Puspa lahir pada 1 November 1937 di Tanjung, Tabalong, Kalimantan Selatan. Uniknya, ia menggunakan nama panggung tersebut demi mengikuti kompetisi menyanyi agar tidak diketahui orang tuanya.
Sebelum memulai karier menjadi penyanyi, Titiek sempat ditentang oleh kedua orang tuanya. Akhirnya, ia menggunakan nama panggung “Titiek Puspo” karena mengikuti saran dari temannya.
Titiek Puspa mengawali karier dengan mengikuti kompetisi “Bintang Radio” RRI. Selama berkarier, dirinya telah mengeluarkan 13 karya album solo.
Jiwa seni dalam dirinya begitu melekat, hingga ia pun membintangi lebih dari 20 film semasa hidupnya. Titiek juga sempat membuat operet Papiko (Persatuan Artis dan Penyanyi Ibu Kota) yang sempat tayang di TVRI kala itu. Titiek juga dikenal sebagai penyanyi yang memperhatikan lagu anak-anak, hingga menciptakan 2 lagu berjudul “Menabung” dan “Aku Suka Musik”.
Pada tahun 2009, Titiek Puspa didiagnosa mengalami kanker serviks. Usai melewati perawatan secara intensif, dirinya dinyatakan bersih dari sel kanker. Petty Tunjungsari, putri dari Titiek, mengatakan jika ibunya tetap produktif menulis 61 lagu selama 2 bulan dirawat di Singapura.
Sebelum meninggal, Titiek Puspa sempat menjalani syuting sebuah program stasiun TV swasta, “Lapor Pak”. Pihak keluarga mengatakan jika Titiek pingsan usai menjalani syuting.
Dimakamkan di TPU Tanah Kusir
Jenazah Titiek Puspa disemayamkan di Wisma Puspa, Pancoran Timur Raya. Pihak keluarga mengungkapkan jika jenazah Titiek Puspa akan dimakamkan setelah ibadah salat Jumat (11/4), di TPU Tanah Kusir, Jakarta Selatan.
“Mohon maaf apabila ada kesalahan dari Eyang Titiek Puspa selama 67 tahun beliau berkarier di negeri tercinta ini, di Indonesia,” ungkap pihak keluarga.
Foto : Dok. ANTARA
