Driver Ojol Se-Indonesia Ancam Matikan Aplikasi Serempak Besok

Driver Ojol Se-Indonesia Ancam Matikan Aplikasi Serempak Besok Driver Ojol Se-Indonesia Ancam Matikan Aplikasi Serempak Besok

Jakarta, GPriority.co.id – Kembali terjadi, driver ojol se-Indonesia berencana menggelar aksi besar-besaran pada Selasa (20/5) besok, dengan mematikan aplikasi serempak.

Aksi mematikan aplikasi selama 24 jam penuh ini juga dilakukan bersamaan dengan demonstrasi. Menurut Ketua Umum Garda Indonesia, Raden Igun Wicaksono, aksi ini nantinya akan dilakukan secara nasional bersama dengan sejumlah aliansi. Raden pun turut menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat, atas terganggunya layanan pada esok hari.

Nantinya, aksi ini diperkirakan akan melibatkan sekitar 250.000 pengemudi dan terpusat di beberapa titik penting seperti Kemenhub, Istana Merdeka, serta DPR RI. Para driver ojol tersebut menuntut penurunan potongan biaya aplikasi dari 30 persen menjadi 10 persen, penerapan regulasi sesuai Permenhub dan Kepmenhub yang berlaku, serta adanya payung hukum yang jelas bagi para mitra ojol.

Selain itu, mereka juga mendesak agar pemerintah Indonesia dapat menindak tegas pihak aplikator yang dianggap tidak patuh terhadap regulasi yang telah ditetapkan sebelumnya.

Sebelumnya, driver ojol juga sempat mengamuk terkait isu Bonus Hari Raya (BHR) yang diberikan oleh aplikator kepada driver ojol hanya sebesar Rp50 ribu. Bahkan Wamenaker Immanuel Ebenezer telah melakukan pemanggilan terhadap perusahaan ojol yang memberikan BHR hanya Rp50 ribu per pengemudi.

Ebenezer juga mengaku tersulut emosi dan tensi darahnya naik ketika awak media mengkonfirmasi mengenai BHR ojol yang hanya menerima Rp50 ribu per pengemudi.

Sebelumnya, Kemenaker telah mengeluarkan surat edaran mengenai imbauan dan formula pemberian BHR bagi pengemudi ojek online.

Sementara itu, Serikat Pekerja Angkutan Indonesia (SPAI) mencatat sekitar 800 ojol di seluruh Indonesia tidak menerima BHR yang seharusnya, yakni sekitar 80 persen dari data itu rata-rata menerima Rp50 ribu per pengemudi ojol.

Foto : Ilustrasi/Dok. Getty Images