Jakarta, GPriority.co.id – Presiden ke-7 Indonesia Joko Widodo (Jokowi), baru saja merayakan ulang tahun ke-64 pada Sabtu (21/6) lalu. Namun yang menjadi sorotan, wajahnya dipenuhi bercak putih. Publik pun bertanya-tanya, sebenarnya apa penyakit yang diderita Jokowi?
Perayaan ulang tahun Jokowi berlangsung dengan penuh kehangatan di kediamannya yang bertempat di Kelurahan Sumber, Kecamatan Banjarsari, Solo. Kondisi fisiknya menjadi sorotan karena penuh bercak putih di bagian wajah dan lehernya.
Berdasarkan foto-foto yang beredar di media sosial, netizen menduga jika Jokowi sedang mengidap penyakit yang berhubungan dengan gangguan kesehatan dermatologis.
Diungkapkan oleh dr.Tifa yang merupakan seorang dokter dan aktivis kesehatan publik, kondisi kesehatan Jokowi disebut memprihatinkan. Bahkan Tifa menilai, Jokowi mengidap penyakit serius.
“Sepertinya masih sakit. Sekali lagi saya ingatkan, Pak Jokowi, Anda sakit serius, tidak bisa dibiarkan tanpa perawatan terbaik.Ada luka memanjang di leher. Pasti gatal sekali rasanya sekujur tubuh. Semoga lekas sembuh, Pak. Segera ke Rumah Sakit, jangan hanya rawat jalan,” tulis Tifa di akun X-nya.
Dilansir dari berbagai sumber, kika dilihat dari kacamata medis, kondisi Jokowi mungkin disebabkan oleh beberapa kondisi.
Pertama, Vitiligo. Ini merupakan penyakit autoimun akibat hilangnya pigmen kulit. Ciri-cirinya antara lain seperti bercak putih yang simetris. Meski tidak gatal, namun bercak putih dapat menyerang wajah, tangan hingga leher penderitanya. Vitiligo tidak menular, namun diperlukan pengobatan dalam jangka panjang.
Kedua, Panu (Tinea Versicolor). Kondisi ini terjadi karena adanya infeksi jamur pada permukaan kulit yang dapat menimbulkan bercak putih atau kecoklatan yang bersisik, bahkan terasa gatal. Penyakit ini umumnya terjadi di daerah tropis dan cepat menyebar dalam keadaan cuaca lembab.
Ketiga, Pitiriasis Alba atau eksim ringan. Umumnya penyakit ini menyerang anak-anak, meski orang dewasa juga bisa terkena. Pada tubuh penderita akan muncul bercak putih samar di bagian wajah. Permukaan kulitnya juga akan kering dan kasar.
Meski publik memiliki dugaan besar jika Jokowi mengidap penyakit langka Stevens-Johnson Syndrome, namun pihak Istana secara tegas telah membantahnya.
Hal tersebut juga diperkuat oleh pernyataan dari ajudan Jokowi, Kompol Syarif Muhammad Fitriansyah. Syarif menyebut, saat ini kondisi kesehatan Jokowi dalam kondisi baik, meski dirinya sedang dalam masa pemulihan karena alergi yang menyebabkan peradangan.
“Kondisi bapak membaik, sedang dalam proses pemulihan. Kalau secara visual kita bisa lihat kulit bapak memang agak berubah. Secara fisik beliau oke, tidak ada masalah. Sangat sehat wal afiat. Tidak ada (penyakit selain alergi),” tegas Syarif.
Syarif melanjutkan, secara medis dokter menyebut jika alergi yang diderita Jokowi memang menyebabkan peradangan. Namun kini, proses pemulihan Jokowi diungkap Syarif sudah sangat membaik.
Foto : Istimewa
