Menko PMK sebut Pemerintah Pusat Terus Kawal Penanganan Gempa Poso

Menko PMK Pratikno (pakai baju batik) dan Wamenkes Dante Saksono Harbuwono (pakai kemeja putih)/Foto : Dok Fifi Abdurahman

Jakarta, GPriority.co.id – Pemerintah Pusat terus mengawal penanganan gempa bumi berkekuatan magnitudo 6,0 yang mengguncang Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah, pada Minggu (17/8) lalu.

Hal itu disampaikan oleh Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Pratikno.

Dia menuturkan, saat ini tim kementerian bersama Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) sudah berada di lokasi untuk mempercepat bantuan tanggap darurat.

“Kita sekarang ini mempercepat bantuan tanggap darurat. Jadi itu yang sudah tim kita lakukan di lapangan,”kata Pratikno kepada wartawan di Kantor Kemenko PMK, Selasa (19/8).

Lebih lanjut, Pratikno mengucapkan rasa terima kasihnya kepada semua pihak yang telah membantu korban gempa bumi di Poso.

“Terima kasih dukungan dari semua pihak. Dari Pemda, Basarnas, BNPB, Kepolisian, TNI, dan juga relawan yang aktif dalam membantu korban gempa bumi di Poso,” ucapnya.

Diberitakan sebelumnya, Bupati Poso, Verna Inkiriwang, resmi menetapkan status tanggap darurat bencana gempa bumi yang melanda Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah, pada Minggu (17/8) lalu.

Adapun penetapan itu tertuang dalam Surat Keputusan Bupati Poso nomor Nomor 100.3.3.2/0000/2025 yang ditandatangani pada Senin (18/8/2025).

Status tanggap darurat bencana gempa bumi di kecamatan Poso Pesisir, kecamatan Poso Pesisir Utara, dan kecamatan Poso Pesisir Selatan Kabupaten Poso,”kata Verna Inkiriwang dalam SK tersebut.

Status tanggap darurat itu diberlakukan selama 14 hari, mulai 18-31 Agustus 2025.

Pewarta : Fifi Abdurahman