Tangan Donald Trump Memar, Publik Kaitkan Dengan Kematian Ratu Elizabeth II

Presiden AS, Donald Trump, beberapa kali terlihat menutupi punggung tangannya yang memar/Foto : Dok. The Mirror Presiden AS, Donald Trump, beberapa kali terlihat menutupi punggung tangannya yang memar/Foto : Dok. The Mirror

Amerika Serikat, GPriority.co.id – Ada yang berbeda dengan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump, belakangan ini. Publik menyoroti tangan Donald Trump memar.

Dari foto-foto yang beredar, Trump terlihat menutupi tangannya yang memar dengan foundation. Ia pun terlihat menutupi tangan kirinya ketika diwawancarai oleh wartawan. Publik pun bertanya-tanya, apa yang sebenarnya terjadi dengan dirinya?

Tangan Donald Trump yang memar tersebut terlihat saat ia menandatangani perintah eksekutif di Ruang Oval. Namun publik menyadari, memar serupa ternyata telah beberapa kali muncul di tangan kanan Trump dalam beberapa bulan terakhir. Meski berusaha menyamarkannya dengan riasan make up, perbedaan warna shade foundation dan kulitnya justru membuat publik semakin menyorotinya.

Hingga saat ini spekulasi pun bermunculan. Puncaknya saat publik mengaitkan tangan Donald Trump yang memar dengan kematian Ratu Elizabeth II.

Perlu diketahui, beberapa hari sebelum meninggal pada September 2022 lalu, tangan kanan Ratu Elizabeth II juga terlihat memar berwarna ungu kebiruan saat dirinya bertemu Perdana Menteri (PM) Inggris, Liz Truss. Foto yang beredar di dunia maya itu pun seketika viral. Dua hari kemudian Ratu Elizabeth II pun menghembuskan nafas terakhirnya.

Menyamakan dengan kondisi tersebut, muncul dugaan publik terkait tanda penyakit serius yang dialami Trump. Seperti gangguan jantung, gagal jantung, atau permasalahan sirkulasi darah.

Namun kabar tersebut seketika dibantah oleh Gedung Putih dan dokter pribadi Trump. Seperti dilansir dari The Independent, Dokter Sean Barbabella mengatakan jika saat ini Trump berada dalam kondisi sehat. Memar ditangannya diduga muncul karena ia sering berjabat tangan serta menggunakan aspirin.

Walaupun klarifikasi resmi telah muncul, namun publik tetap memiliki berbagai spekulasi. Tak sedikit juga yang menduga jika memar tersebut muncul dari tindakan medis seperti infus atau pengambilan darah.

Hingga saat ini, kesehatan Trump memang terus disoroti. Terlebih, Trump sempat mengaku jika dirinya menderita insufisiensi vena kronis.

Insufisiensi vena kronis adalah gangguan pembuluh darah yang membuat aliran darah ke jantung tidak optimal, sehingga menyebabkan pembengkakan.