Prabowo Panggil Menteri ke Kertanegara, Perintahkan Perbaikan Dapur MBG dan Cek Ponpes

Presiden Prabowo Subianto menggelar rapat dengan sejumlah menteri dan anggota Kabinet Merah Putih/Foto Instagram @sekretariat.kabinet Presiden Prabowo Subianto menggelar rapat dengan sejumlah menteri dan anggota Kabinet Merah Putih/Foto Instagram @sekretariat.kabinet

Jakarta, GPriority.co.id – Presiden Prabowo Subianto menggelar rapat dengan sejumlah menteri dan anggota Kabinet Merah Putih di kediaman pribadinya, Jalan Kertanegara IV, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Minggu (5/10).

Rapat tersebut membahas berbagai program prioritas pemerintah, seperti Makan Bergizi Gratis (MBG), Koperasi Desa, Kampung Nelayan, serta program Ketahanan Pangan dan Energi, stimulus ekonomi, dan lainnya.

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya melalui unggahan di akun Instagram @sekretariat.kabinet menyampaikan bahwa dalam rapat itu, Prabowo memberikan sejumlah arahan penting.

Salah satunya, ia menegaskan kepada Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana untuk segera melengkapi seluruh dapur program MBG dengan alat tes kit. 

Perangkat tersebut diperlukan untuk memastikan kebersihan makanan, menyediakan alat pencuci dan pengering higienis yang dilengkapi air hangat, alat pencegah bakteri, serta filter air bersih. 

Prabowo memberi tenggat waktu hingga pekan depan untuk penyelesaian hal tersebut.

“Presiden menegaskan kepada Kepala BGN bahwa setidaknya pada minggu depan ini, dapur-dapur harus sudah dilengkapi dengan alat tes kit yakni mengecek kebersihan makanan, alat pencuci dan pengering higienis dilengkapi air hangat dan alat khusus untuk menghindari bakteri, dan penyediaan filter air bersih,” kata Teddy dikutip Senin (6/10).

Selain itu, Prabowo juga memerintahkan Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) Abdul Muhaimin Iskandar, untuk memeriksa sekaligus memperbaiki kondisi Pondok Pesantren diberbagai daerah.

Hal itu menyusul dari insiden bangunan tiga lantai ambruk di Ponpes Al Khoziny, Buduran, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur pada pekan lalu.

“Selanjutnya Presiden memerintahkan Menko Pemberdayaan Masyarakat, Muhaimin Iskandar untuk memeriksa sekaligus memperbaiki pondok pesantren resmi yang perlu dicek kekuatan struktur bangunannya. Serta memberikan bantuan dan menekankan kepada pemilik Pondok untuk memperhatikan betul proses renovasi atau pengembangan gedung bila hendak membangun pondoknya,” tutur Teddy.

Pewarta : Fifi Abdurahman