Prediksi Jeff Bezos: Jutaan Orang Akan Tinggal di Luar Angkasa Pada 2045

Prediksi Jeff Bezos: Jutaan Orang Akan Tinggal di Luar Angkasa Pada 2045/Foto : Dok. Space Prediksi Jeff Bezos: Jutaan Orang Akan Tinggal di Luar Angkasa Pada 2045/Foto : Dok. Space

Amerika Serikat, GPriority.co.id – Pendiri Amazon, Jeff Bezos, belum lama ini mengatakan 20 tahun ke depan, kecerdasan buatan akan mengakhiri peradaban. Ia juga menyebut, jutaan orang akan tinggal di luar angkasa pada 2045.

Sebagaimana dilansir dari laporan NY Post pada Senin (20/10), Jeff Bezos yang juga merupakan pendiri Blue Origin itu memprediksi manusia akan ada di zaman keemasan pada 20 tahun mendatang, lebih bahagia, lebih kaya, dan hidup di luar Bumi dan bekerja dengan jam kerja yang jauh lebih sedikit.

Selain itu, menurut Bezos, pada tahun 2045 robot juga akan menangani pekerjaan berat untuk membantu manusia.

“Dalam beberapa dekade mendatang, saya yakin ada jutaan orang yang tinggal di luar angkasa. Begitu cepatnya perubahan ini,” ujar Bezos.

Bezos mengatakan, sebagian besar manusia memiliki tinggal di luar angkasa karena mereka menginginkannya. Selain itu, orang terkaya keempat di dunia tersebut menyebut pekerjaan di bulan dan seterusnya akan jatuh ke tangan mesin.

“Jika kita perlu melakukan pekerjaan di permukaan bulan atau di mana pun, kita akan dapat mengirim robot untuk melakukan pekerjaan itu dan akan jauh lebih hemat biaya daripada mengirim manusia,” prediksinya.

Kendati demikian, banyayk ahli dan tokoh masyarakat yang memperingatkan bahwa AI atau Artificial Intelligent dapat menyebabkan pengangguran massal, hilangnya kendali manusia, bahkan bencana eksistensial.

Selain Bezos, CEO Tesla Elon Musk yang juga masuk daftar orang terkaya di dunia meyakini manusia dapat mendarat di Mars pada tahun 2028 mendatang dengan roket produksi perusahaannya, SpaceX, paling cepat pada tahun 2026 mendatang.

Sementara itu, CEO OpenAI Sam Altman mengatakan jika karier di bidang luar angkasa akan banyak diminati di masa yang akan datang. Ia memprediksi, dalam satu dekade mendatang, banyak lulusan perguruan tinggi yang akan bekerja di beberapa pekerjaan yang dianggapnya benar-benar baru, menarik, serta bergaji tinggi di orbit.

Berbeda dengan yang lain, CEO Microsoft Bill Gates justru menyarankan para miliarder untuk memperbaiki apa yang ada di bumi sebelum menjelajah planet lain.

“Luar angkasa? kita punya banyak hal yang harus dilakukan di bumi,” ujarnya singkat.

Meskipun demikian, Gates tetap mendukung perkembangan AI dengan menyebut pekerjaan manusia akan lebih terbantu dan efisien dengan menggunakan teknologi tersebut.