Pertamina Pastikan Harga BBM di Aceh, Sumut, dan Sumbar Tidak Naik

SPBU Pertamina. Foto: istimewa SPBU Pertamina. Foto: istimewa

Jakarta, GPriority.co.id – Pertamina Patra Niaga memastikan harga bahan bakar minyak (BBM) di tiga wilayah terdampak bencana Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat tetap stabil meski penyesuaian harga diberlakukan di daerah lain di Indonesia.

Hal ini disampaikan Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga Roberth MV Dumatubun dalam siaran persnya, Senin (1/12).

Sementara itu, harga beberapa jenis BBM mengalami kenaikan di wilayah-wilayah lain. Pertamax (RON 92) di Jabodetabek kini dibanderol Rp12.750 per liter dari sebelumnya Rp12.200. Pertamax Green (RON 95) naik menjadi Rp13.300 per liter, sedangkan Pertamax Turbo (RON 98) meningkat menjadi Rp13.750 per liter.

Untuk jenis diesel, Dexlite (CN 51) kini dijual Rp14.700 per liter dari Rp13.900. Pertamina Dex (CN 53) juga mengalami penyesuaian menjadi Rp15.000 per liter dari sebelumnya Rp14.200.

Menurut Roberth, penyesuaian harga dilakukan mengikuti formula pemerintah, dinamika harga minyak dunia, dan pergerakan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS.

“Penyesuaian harga ini kami lakukan secara berkala, dan tetap menjadikan harga Pertamax dan Dex Series sebagai yang paling kompetitif,” tambahnya.

Pertamina memastikan kebijakan pengecualian harga di wilayah bencana dilakukan untuk menjamin ketersediaan BBM dengan harga stabil bagi masyarakat yang terdampak.