Adita, Jubir Kemenhub: Sepeda Dikenakan Pajak itu Hoax

Covid-19 membawa berkah bagi para pedagang sepeda. Setelah hari raya Idul Fitri 1441 hijriah, penjualan semakin meningkat. Sampai-sampai di beberapa toko kehabisan barang.

Terkait dengan sepeda yang banyak diminati, Irfan salah seorang penjual sepeda di Kota Tangerang mengatakan, sepeda lipat dan MTB. “Barangnya udah susah terus harga naiknya itu udah enggak masuk akal. Tapi tetap saja orang banyak yang membelinya,” tutur Irfan.

Yang melatarbelakangi masyarakat membeli sepeda menurut Ilham, salah seorang pembeli asal Jakarta, adalah takut tertular Covid-19 jika menggunakan kendaraan umum saat ke kantor, serta keinginan masyarakat untuk tetap menjaga kebugaran tubuh di tengah aktivitas yang kembali padat usai new normal diterapkan.

“Alasan itu pulalah yang membuat pengendara sepeda semakin banyak di jalan raya dalam setiap harinya,” jelas Ilham.

Pernyataan Ilham dibenarkan oleh Kementerian Perhubungan (Kemenhub). Dalam diskusi virtual pada Sabtu (27/6/2020), Kemenhub, sebagaimana dituturkan Direktur Jenderal Perhubungan Darat, Budi Setiyadi, mencatat hampir ratusan pengendara sepeda melintas di jalan raya di sekitaran Jabodetabek.

” Saya terus terang, sepeda harus diatur, apakah dengan peraturan menteri, atau pemda,” jelas Budi.

Pernyataan Budi langsung menuai kontroversi. Sampai-sampai ada isu yang mengatakan, bahwa Kemenhub telah membuat aturan mengenai pemungutan pajak.

Isu tersebut langsung mendapat bantahan dari Kemenhub. Dalam siaran persnya, Selasa (30/6/2020), Juru Bicara Kemenhub Adita Irawati menjelaskan bahwa berita tersebut hoax.

” Yang betul Kemenhub tengah menyusun regulasi mengenai sepeda sebagai moda transportasi yang lebih berfokus kepada aspek keamanan,” jelas Adita.

Menurut Adita, regulasi yang mengatur aspek keamanan pengguna sepeda menjadi penting. Apalagi dalam masa transisi ini pengguna sepeda semakin meningkat terutama di Jabodetabek.

Adita berharap setelah regulasi aspek keamanan diterbitkan, pengguna sepeda bisa mentaatinya.”Harus karena ini demi keselamatan pengguna sepeda,” tutup Adita.#(Haris)

Related posts