Adu Gaya ‘Crazy Rich’ VS ‘The Real Sultan’, Sama-Sama Kaya Meski Jalurnya Beda

Jakarta, GPriority.co.id – Belakangan ini publik sedang dihebohkan dengan berita soal ditangkapnya suami artis Sandra Dewi, Harvey Moeis, yang resmi dinyatakan sebagai tersangka dari kasus korupsi timah. Tak main-main, tindakan korupsi ini bahkan merugikan negara hingga Rp271 Triliun.

Usai kasus ini menyebar luas, publik pun menyoroti gaya hidup mewah Sandra Dewi yang dinilai selalu pamer secara terselubung lewat media sosialnya. Selain itu, masih ingatkah anda dengan kasus miliarder Indra Kenz dan Doni Salmanan?

Di tahun 2022 lalu, Indra Kenz yang memiliki nama asli Indra Kesuma dan Doni Salmanan, diciduk dan dinyatakan bersalah atas kasus afiliator. Keduanya juga sempat terjerat pasal money laundry (pencucian uang), dan dinyatakan bersalah.

Indra Kenz pun dijatuhi hukuman selama 10 tahun penjara. Sementara Doni Salmanan, dikenai pasal 4 tahun penjara.

Lalu, apa persamaan dari keduanya sebelum ditangkap?

Keduanya sama-sama terlihat suka pamer dengan harta kekayaannya, bahkan cenderung menghambur-hamburkan harta mereka. Oleh karena itu, mereka pun sampai memiliki julukan Crazy Rich.

Lain halnya dengan orang-orang yang memiliki kekayaan bejibun dan memilih berpenampilan lebih sederhana, meski punya segalanya.

Sebut saja seperti Jusuf Hamka yang merupakan bos jalan tol dan memiliki kekayaan melebihi Rp100 Triliun. Begitupun dengan Bambang Hartono pemilik perusahaan rokok kretek Djarum, perkebunan sawit seluas 65 ribu hektar di Kalimantan Barat, Grand Indonesia, hingga Polytron. Kekayaannya bahkan mencapai Rp707,48 Triliun.

Pun dengan Grace Tahir, ia merupakan seorang wanita yang lahir dari keluarga konglomerat, dan pendiri Mayapada Group. Grace kemudian menjadi Direktur dari Mayapada Hospital dan memiliki beberapa bisnis lainnya. Kekayaan Grace bahkan bernilai fantastis hingga mencapai Rp37,1 Triliun.

Meski punya harta kekayaan yang bejibun, namun ketiganya kompak menunjukkan gaya hidup yang sederhana. Begitupun ketika tampil di hadapan publik. Jangankan pamer, ketiganya bahkan tak gengsi untuk memakai pakaian seadanya dan makan di pinggir jalan.

Potret adu gaya hidup dan kebiasaan antara ‘Crazy Rich’ VS ‘The Real Sultan’ ini seolah menyadarkan kita, bahwa ternyata yang memang benar-benar kaya pasti tidak butuh validasi dari orang lain. Mereka bahkan cenderung tak mau tersorot dengan kekayaannya. Justru akan lebih senang jika kebaikannya lah yang disoroti.

Beda hal dengan ‘Crazy Rich’ yang memang selalu ingin terlihat bahwa dirinya punya harta berlimpah. Bahkan seolah tidak ada celah untuk melihat titik hidupnya dalam keadaan susah.

Yang lebih mengherankan, kebanyakan yang terciduk adalah yang memang suka pamer harta di hadapan publik. Berkaca dari perbedaan ini, penampilan memang tak sepenuhnya dapat menggambarkan harta yang dimiliki seseorang. Begitupun dengan kebiasaan flexing. Semakin flexing, bisa jadi malah terlihat semakin rendah di mata orang lain.

Foto : GPriority