Anggota Dewan New York Dikecam Usai Serukan Pengusiran Umat Muslim

Anggota Dewan New York Dikecam Usai Serukan Pengusiran Umat Muslim/Foto : Dok. PoliticsNY Anggota Dewan New York Dikecam Usai Serukan Pengusiran Umat Muslim/Foto : Dok. PoliticsNY

New York, GPriority.co.id – Anggota Dewan Republik Queens, Vickie Paladino, mendapat kecaman usai menyerukan pengusiran umat Muslim di media sosialnya. Postingan tersebut diunggahnya sebagai respon dari serangan teroris di Pantai Bondi, Australia.

“Kita perlu menanggapi dengan sangat serius perlunya memulai pengusiran umat Muslim dari negara-negara Barat, atau setidaknya sanksi berat terhadap mereka di dalam perbatasan Barat,” bunyi unggahan tersebut.

Setelah mendapat hujatan dari sesama pejabat terpilih setempat, termasuk Wali Kota terpilih Zohran Mamdani, Paladino pun menghapus unggahan tersebut. Mamdani bahkan menyebutnya Islamofobia.

“Satu juta Muslim tinggal di Kota New York. Kami adalah bagian dari kota ini, seperti halnya setiap warga New York lainnya. Ini adalah Islamofobia keji dari anggota Dewan Kota dan hal ini tidak memiliki tempat di kota kita,” ungkapnya.

Senada dengan Mamdani, Pejabat Keuangan Kota yang akan segera mengakhiri masa jabatannya, Brad Lander, juga meminta dewan kota untuk memulai proses pemberian sanksi kepada Paladino minggu ini.

“Sama sekali tidak dapat diterima. Ada hampir 1 juta muslim di New York. Tetangga kita, teman-teman kita, rekan kerja kita, guru kita, dan Wali Kota terpilih kita,” tulis Lander di akun X-nya.

Begitupun dengan Ketua Dewan Kota yang baru terpilih, Julie Menin, yang beragama Yahudi. Ia mengaku meminta Paladino untuk menghapus unggahan tersebut pada Senin sore, (15/12).

“Retorika yang menjelekkan seluruh komunitas hanya akan mempertegang suasana. Warga New York harus bersatu untuk mengatasi tantangan bersama. Ini adalah waktu untuk masyarakat bersatu, bukan menyulut perpecahan,” tulis Menin di akun X-nya.

Sebelumnya, Paladino juga sempat membagikan unggahan bernada rasis kepada umat Islam, berbunyi “BINATANG-BINATANG Islam Jahat ini membenci semua orang”, Tak lama kemudian, ia pun menghapus postingan tersebut.