APBD DKI Jakarta Suplus Rp14,43 Triliun

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung dalam konferensi pers penyampaian laporan realisasi APBD Perubahan 2025 di Balai Kota, Jumat (21/11)/Foto Fifi Abdurahman Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung dalam konferensi pers penyampaian laporan realisasi APBD Perubahan 2025 di Balai Kota, Jumat (21/11)/Foto Fifi Abdurahman

Jakarta, GPriority.co.id – Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) DKI Jakarta per Oktober 2025 mengalami surplus sebesar Rp14,43 triliun.

Hal itu disampaikan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung dalam konferensi pers penyampaian laporan realisasi APBD Perubahan 2025 di Balai Kota, Jumat (21/11).

“Saat ini tercatat surplus anggaran sebesar Rp14,43 triliun,” kata Pramono.

Ia menjelaskan, surplus tersebut turut didukung oleh meningkatnya Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SiLPA) dari Rp18,08 triliun menjadi Rp20,09 triliun.

“SiLPa naik dari Rp18,08 triliun menjadi Rp20,09 triliun pada 20 Oktober 2025,” katanya.

Selain itu, kata Pramono, terdapat peningkatan pendapatan daerah dari Rp62,39 triliun pada Oktober menjadi Rp68,53 triliun pada November 2025.

“Ada kenaikan yang cukup tinggi dengan realisasi sebesar 81,15 persen dari target pendapatan Rp84,45 triliun sampai dengan akhir Desember nanti,” ucapnya.