Kepala BGN: Singapura Beli Minyak Jelantah MBG Untuk Bahan Bakar Pesawat

Kepala BGN: Singapura Beli Minyak Jelantah MBG Untuk Bahan Bakar Pesawat/Foto : Instagram @badangizinasional_ri Kepala BGN: Singapura Beli Minyak Jelantah MBG Untuk Bahan Bakar Pesawat/Foto : Instagram @badangizinasional_ri

Jakarta, GPriority.co.id – Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hidayana, belum lama ini menyebut minyak jelantah dari program MBG (Makan Bergizi Gratis), dibeli oleh Singapura untuk dijadikan bahan bakar pesawat.

Dadan menyebut, minyak jelantah MBG telah menjadi komoditas yang bernilai tinggi karena harganya dijual dua kali lipat dari harga biasa.

Menurut Dadan, minyak jelantah MBG tersebut dikumpulkan oleh para pelaku usaha untuk kemudian diekspor sebagai bahan baku bioavtur yang digunakan maskapai Singapore Airlines.

“Ini jelantahnya tidak dibuang, ditampung oleh para entrepreneur dan kemudian diekspor dengan harga yang dua kali lipat karena salah satu penggunanya adalah Singapore Airlines,” ungkap Dada, sebagaimana dikutip dari ANTARA pada Jumat (21/11).

Perlu diketahui, saat ini Singapore Airlines tengah berupaya membangun citra sebagai perusahaan yang ramah lingkungan dengan menggunakan bahan bakar pesawat berbasis bio.

Lebih lanjut Dadan menjelaskan, minyak jelantah MBG berpotensi besar untuk dijadikan bisnis mengingat dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) menggunakan sekitar 800 liter minyak goreng setiap bulannya. 70 persen diantaranya menjadi minyak jelantah.

Saat ini, dengan lebih dari 30.000 SPPG aktif di seluruh Indonesia, pasokan jelantah disebut dapat mencapai jutaan liter per bulan hingga membuka peluang besar bagi industri bioavtur nasional.

Hingga saat ini, program MBG telah menjangkau 44,3 juta penerima manfaat di 38 provinsi. Jumlah ini setara dengan 53 persen anak Indonesia.

Dadan menyebut, BGN telah memproduksi 1,8 miliar porsi makanan sejak program MBG diluncurkan. Kini, pihaknya tengah memperluas pembangunan 8.000 Satuan Pemenuhan Gizi (SPPG) pada wilayah terpencil.