Jakarta, GPriority.co.id – Setelah dilantik Presiden Prabowo Subianto pada Senin (10/11), Arif Satria resmi menjabat sebagai Kepala BRIN. Pada Selasa (11/11) dilakukan proses sertijab (serah terima jabatan) dengan Kepala BRIN periode 2021-2025, Laksana Tri Handoko.
Dalam sambutannya, Arif berharap dapat membangun lembaga tersebut menjadi lebih baik. Ia pun menyampaikan apresiasinya terhadap kinerja Handoko sebagai Kepala BRIN sebelumnya.
“Terima kasih bapak yang sudah membangun dan melewati proses institutional building ini dengan baik. Tentu kita harus liat ke depan karena pada hakikatnya leadership itu tidak hanya memimpin diri sendiri, tetapi juga how to lead others,” jelas Arif.
Menurutnya yang diperlukan saat ini ialah menghadapi dinamika global dan perubahan yang begitu besar. Sehingga harus dimulai dari memimpin perubahan demi masa depan.
“Kemampuan kita untuk mendeteksi perubahan, memahami sinyal-sinyal perubahan itu menjadi penting. Apalagi kalau kita masuk pada tahap level yang disebut lead the future atau memimpin masa depan,” sebut Arif.
Arif meyakini, para peneliti BRIN memiliki kekuatan skill kompetensi yang hebat dengan bakat yang luar biasa sebagai modal besar. Arif ingin menjadikan lembaga yang dipimpinnya sebagai pilar penting dalam pembangunan Indonesia.
“Kita sama-sama membuat BRIN menjadi salah satu pilar penting dalam pembangunan Indonesia. Dan pada saat yang sama adalah bagaimana menjadi institusi yang memiliki reputasi berkelas di tingkat dunia,” harapnya.
“Saya anggap semua di sini adalah leader-leader yang sekali lagi harus mampu memikirkan masa depan, mampu beradaptasi dengan perubahan, dan kemudian menciptakan masa depan cerah. Memang, masa depan tidak bisa diprediksi seperti kata Bruno Ritcher, ‘The best way to predict the future is to create it’,” lanjut Arif.
Di akhir sambutannya, ia berharap jajaran BRIN dapat menciptakan masa depan bersama sehingga memberi manfaat besar bagi bangsa Indonesia.
“Seperti kata Albert Einstein, ‘Once you stop learning, you stop dying‘. Moga-moga kita semua dengan semangat belajar, dengan kerja keras, dengan passion tinggi sebagai seorang peneliti, dapat memberikan kontribusi terbaik untuk kemajuan bangsa Indonesia hari ini dan masa depan,” pungkasnya.
