Bangga! 3 Universitas Top Inggris Ini Ingin Buka Kampus di Indonesia

Bangga! 3 Universitas Top Inggris Ini Ingin Buka Kampus di Indonesia Bangga! 3 Universitas Top Inggris Ini Ingin Buka Kampus di Indonesia

Jakarta, GPriority.co.id – Indonesia patut berbangga. Belum lama ini, 3 universitas top Inggris, menemui Presiden Prabowo dan menyatakan minat mereka untuk membuka kampus di Indonesia.

Seperti dikutip dari laman Sekretariat Presiden, minat tersebut disampaikan oleh sejumlah universitas terkemuka di Inggris untuk membuka cabang kampus di Indonesia. Usai pertemuan dengan Presiden Prabowo dan Utusan Khusus Perdana Menteri Inggris dalam rangka pembahasan  pendidikan, Prof. Sir Steve Smith, pada Jumat (30/5) lalu di Hambalang.

Adapun, pertemuan tersebut dilakukan dalam rangka membahas penguatan kerja sama pendidikan antara Indonesia dan Inggris. Mereka juga menyampaikan rencana dibukanya cabang dari kampus-kampus bergengsi seperti Queen Mary University of London, King’s College London, dan University of Liverpool di Indonesia.

Prabowo menilai, langkah tersebut menjadi sinyal positif bagi kemajuan sistem pendidikan di Indonesia. Disamping soal pendirian kampus, kerja sama juga mencakup beberapa hal, salah satunya terkait peningkatan jumlah mahasiswa Indonesia yang dapat mengakses pendidikan tinggi Inggris, baik secara langsung di Inggris maupun melalui kampus cabang di Indonesia.

Dengan kehadiran 3 universitas top Inggris tersebut nantinya, diharapkan ke depan dapat memperluas akses pendidikan berkualitas internasional bagi generasi muda Indonesia, meski tanpa harus menempuh pendidikan di luar negeri.

Lebih lanjut bicara soal anggaran, pendirian cabang dari 3 universitas tersebut dinilai dapat mendorong efisiensi biaya pendidikan yang dibalut dengan sarana transfer ilmu, teknologi, dan budaya. Harapannya, kualitas lulusan dalam negeri nantinya bisa setara dengan lulusan universitas internasional.

Selain itu, kerja sama antara Indonesia-Inggris ini nantinya juga akan mencakup pertukaran dosen, penelitian bersama, serta program dual degree (dua gelar), yang dapat semakin memperluas cakrawala pendidikan bagi para generasi muda Indonesia.

Foto : Biro Setpres