Jakarta, GPriority.co.id – Kabupaten Barito Utara turut meramaikan Apkasi Otonomi Expo (AOE) 2024 yang berlangsung di Jakarta Convention Center (JCC) dari tanggal 10 hingga 12 Juli.
Kepala Bidang Penelitian dan Pengembangan Bapedda Barito Utara, Fahmi Riadi, mengungkapkan bahwa Barito Utara membawa berbagai kerajinan tangan yang terbuat dari rotan murni sebagai bahan baku utamanya.
“Dalam Apkasi 2024 ini, kami menghadirkan berbagai handicraft yang berasal dari rotan murni, salah satunya rambat rotan,” ujar Fahmi Riadi saat ditemui GPriority di JCC, Kamis (11/7).
Fahmi mengatakan pembuatan rambat dengan pola khusus bisa memakan waktu satu hari untuk menganyam rotan menjadi rambat ini.
“Kami juga menghadirkan pengerajin rotan di booth Barito Utara yang membuat berbagai macam kerajinan rotan, termasuk rambat. Rotan ini bisa diolah menjadi berbagai bentuk seperti topi, hiasan, dan bahkan bisa dipesan sesuai keinginan,” ujar Fahmi.
Fahmi menambahkan bahwa semua kerajinan rotan ini masih dibuat secara manual oleh UMKM setempat.
“UMKM kami yang tanpa mesin dalam sehari bisa menghasilkan hingga 20 kerajinan dari rotan ini, itu satu kelompok usaha,” jelasnya.
“Sebenarnya kami juga membawa produk lain seperti kain atau beras jagung, namun olahan rotan ini menjadi nilai jual lebih dari Barito Utara karena tidak semua daerah memiliki rotan,” lanjut Fahmi.
Fahmi mengatakan jika respon pengunjung Apkasi 2024 terhadap produk rotan Barito Utara yang dihadirkan di booth daerah mereka sangat positif.
“Pengunjung umumnya sangat tertarik kepada rotan ini, karena kain dengan motif, olahan jagung, dan beras jagung sudah banyak di mana-mana. Namun, rotan tidak banyak, dulu rotan kita ambil dari hutan, sekarang sudah masuk budidaya,” kata Fahmi.
Dengan partisipasi dalam Apkasi Otonomi Expo 2024, Barito Utara berharap dapat memperkenalkan keunikan dan keunggulan produk kerajinan rotan mereka serta menarik minat investor dan pembeli untuk mendukung pengembangan UMKM lokal.
Foto: GPriority/Ahmad Faqih Zuhair
