Benarkah Membuka Payung di Dalam Ruangan Dianggap Membawa Sial?

Benarkah Membuka Payung di Dalam Ruangan Dianggap Membawa Sial? Benarkah Membuka Payung di Dalam Ruangan Dianggap Membawa Sial?

Jakarta, GPriority.co.id – Membuka payung di dalam ruangan, dianggap membawa sial. Mitos ini sebenarnya telah ada sejak lama, bahkan juga tercatat dalam sejarah.

Bahkan dalam banyak kepercayaan, membuka payung di dalam ruangan disebut-sebut dapat membawa sial. Menurut catatan sejarah, kepercayaan ini sudah ada sejak zaman Mesir Kuno dan juga di era Victoria.

Menurut kepercayaan Mesir Kuno, terdapat teori yang menyebutkan jika membuka payung di dalam ruangan layaknya memarahi dewa matahari Ra. Sementara menurut kepercayaan Era Victoria, payung berukuran besar dan berat, jika dibuka di dalam ruangan kecil, dapat menabrak orang atau merusak barang pecah belah.

Mitos ini juga terjadi pada budaya Indonesia. Menurut mitos yang beredar, buka payung dalam ruangan atau di dalam rumah, dinilai dapat membawa sial dan masalah.

Meski asal-muasalnya tidak diketahui secara pasti, namun secara pasti mitos tersebut sudah terlanjut dipercaya sebagai pamali dalam budaya Indonesia.

Pencetus Hari Buka Payung Dalam Ruangan

Uniknya, setiap 13 Maret, dirayakan sebagai hari buka payung dalam ruangan di Amerika Serikat. Hari peringatan tersebut bahkan telah dirayakan sejak tahun 2003. Thomas Edward Knibb dari Maryland, Amerika Serikat, merupakan sosok dibalik hari peringatan itu.

Sementara itu, dilansir dari Indiana Historical Society, belum diketahui secara jelas mengapa kemudian Thomas Edward Knibb memilih tanggal 13 Maret sebagai hari buka payung dalam ruangan.

Namun satu hal yang pasti, hari peringatan tersebut ditujukan sebagai eksperimen sosial atau hiburan melawan mitos dan kepercayaan superstisi.

Maka demikian, hari tersebut menjadi kesempatan publik dalam merayakan kebebasan dari takhayul.

Editor: Novita Intan

Foto : Ilustrasi/Getty Images