Jakarta, Gpriority.co.id – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengapresiasi pameran Threads of Wax yang dibuka di Museum Seni Rupa dan Keramik, Kawasan Kota Tua, Taman Sari, Jakarta Barat, Senin (29/6). Pameran kolaborasi seniman Indonesia dan Hungaria itu digelar sebagai bagian peringatan HUT ke-499 Kota Jakarta sekaligus menandai 70 tahun hubungan diplomatik Indonesia–Hungaria.
Pramono menilai pameran tidak hanya menampilkan karya berkualitas, tetapi juga memperlihatkan perpaduan budaya kedua negara yang harmonis dan memperkuat persahabatan yang telah terjalin hampir tujuh dekade. Menurutnya, karya-karya yang dipamerkan berhasil memadukan identitas budaya Indonesia dan Hungaria secara apik.
“Ini bukan sekadar pameran seni, tetapi juga menjadi simbol kuat hubungan Indonesia dan Hungaria yang telah terjalin selama hampir tujuh dekade dan terus berkembang di berbagai bidang,” ujar Pramono saat membuka acara.
Pramono menyebutkan hubungan Jakarta dengan Budapest telah terjalin melalui kerja sama sister city sejak 2 Februari 2009, yang terealisasi lewat program seni, budaya, dan pertukaran pemuda. Ia menyoroti sebuah karya batik hasil desain seniman Hungaria yang memadukan motif bunga khas Hungaria dengan corak batik tradisional Indonesia, khususnya Lasem dan Yogyakarta.
Menjelang usia lima abad Jakarta pada 2027, Pramono menegaskan Pemprov DKI terus memperluas kerja sama internasional di bidang pendidikan, ekonomi kreatif, inovasi perkotaan, dan pembangunan berkelanjutan. Ia menyebut Hungaria sebagai mitra strategis di bidang pendidikan yang menjadi tujuan studi bagi banyak mahasiswa Indonesia.
“Kami berharap hubungan Jakarta dengan Budapest maupun Indonesia dengan Hungaria akan semakin kuat dan memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat kedua belah pihak,” kata Pramono.
Pameran Threads of Wax digelar bertepatan dua momentum penting: HUT ke-499 Kota Jakarta dan 70 tahun hubungan diplomatik Indonesia–Hungaria. Selain kerja sama budaya, Pramono mengingatkan hubungan kedua negara juga meluas pada kerja sama konkret seperti dukungan Hungaria terhadap pembangunan instalasi pengolahan air di sejumlah wilayah Indonesia, penyediaan sekitar 110 beasiswa penuh tiap tahun untuk mahasiswa Indonesia, serta kesempatan kerja bagi sekitar 2.500 pekerja Indonesia di sektor industri kendaraan listrik di Hungaria.
Foto : Pemprov DKI Jakarta
