Penulis : Dimas | Editor : Haris | Foto : Dimas
Jakarta,GPriority.co.id-Aksi demonstrasi menjadi berkah tersendiri bagi para pedagang asongan yang menjajakan dagangannya di antara masa aksi.
Salah satunya, aksi masa dalam Hari Buruh Internasional di kawasan Monas, Jakarta Pusat pada, Senin (1/5).
Terlihat beberapa pedagang asongan seperti Kopi keliling, gorengan hingga bakso memasarkan dagangannya untuk menambah pundi-pundi rupiah.
Ditemui wartawan GPriority, salah seorang pedagang kopi keliling mengaku merasakan pendapatannya bertambah saat ada aksi demontrasi di Kawasan Monas.
Ia berucap mampu menghabiskan dua hingga tiga termos air panas dalam sehari berdagang.
“Alhamdulillah, meningkat dari biasanya. Kisaran 200 ribu,” ungkap Sri Lestari (55) saat menyeduh kopinya kepada masa aksi.
Selain itu dalam kisahnya, Sri Lestari yang berasal dari Jogjakarta tersebut telah hidup sebatang di Jalan Abdul Muis, Tanah Abang, Jakarta Pusat.
Kisah tragis dialami Sri Lestari, ia mengaku sempat mengalami musibah kebakaran saat meninggalkan kontrakannya untuk pulang kampung beberapa waktu lalu.
Hal itu mengakibatkan seluruh harta bendanya hangus dan hanya menyisakan beberapa helai baju.
“Kebakaran kemarin habis-habisan saat ditinggal pulang kampung. Gak ada apa-apa,” ujar Sri Lestari saat menceritakan kisahnya.
Sebelum berdagang kopi keliling, ia juga pernah bekerja sebagai tenaga kebersihan di Kawasan Monas
Ia merasa pendapatan sebagai pekerja kebersihan tidak bisa menutupi kebutuhan hidupnya, hingga pada akhirnya sebagai pemasukan tambahan ia berjualan kopi untuk melanjutkan hidupnya di perkotaan.
