Jakarta, GPriority.co.id – Badan Meterologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengumumkan saat ini sebagian wilayah Indonesia mulai masuk puncak musim hujan, sebagaimana dikutip dari laporan ANTARA pada Rabu (5/11).
BMKG menyebut, puncak musim hujan akan berlangsung dari awal November dan berakhir pada Februari 2026. Hal tersebut disampaikan oleh Kepala BMKG, Dwikorita Karnawati, dalam konferensi pers pada Sabtu (1/11).
Menurut Dwikorita, musim hujan sebenarnya telah dimulai secara bertahap sejak September pada beberapa wilayah, dan menyusul pada Oktober dan November di daerah lainnya.
“Namun ini adalah puncak musim hujan yang pertama,” tekannya.
Lebih lanjut menurutnya pada masa peralihan menuju puncak musim hujan, cuaca saat ini cenderung cerah disertai panas pada pagi hingga siang hari, sebelum hujan lebat pada sore hari yang dimulai dengan intensitas sedang. Hujan kemudian akan berlangsung hingga malam.
Pola ini, sebutnya, terjadi pada beberapa wilayah seperti Bantan, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, serta sebagian wilayah Yogyakarta.
Ia menambahkan, puncak musim hujan di tahun ini diprediksi akan berlangsung lebih lama, dari November 2025 hingga Februari 2026, berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Selain itu, dengan pola hujan yang bergerak dari barat ke timur, puncak hujan tertinggi diperkirakan terjadi pada Desember 2025 hingga Januari 2026.
Dwikorita pun mengimbau masyarakat untuk meningkatkan siaga terhadap potensi banjir, tanah longsor, hingga kesehatan di tengah cuaca yang tak menentu.
“Apabila dapat dimitigasi dengan tepat, maka musim hujan dari puncak musim hujan yang diprediksi akan lebih panjang dari normalnya ini akan menjadi bermanfaat bagi pertanian dan untuk mendukung ketahanan pangan,” sebut Dwikorita.
