BP Taskin Usulkan Bansos Hanya Untuk Lansia, Difabel, dan ODGJ

BP Taskin Usulkan Bansos Hanya Untuk Lansia, Difabel, dan ODGJ/Foto : GP Nindy BP Taskin Usulkan Bansos Hanya Untuk Lansia, Difabel, dan ODGJ/Foto : GP Nindy

Jakarta, GPriority.co.id – Setelah publik dikejutkan dengan berita pemberian bansos digunakan untuk judi online dan dana terorisme, kini BP Taskin mengusulkan bansos hanya diberikan untuk lansia, difabel, dan ODGJ saja.

Diutarakan oleh Kepala BP Taskin, Budiman Sudjatmiko, rencana perubahan skema pemberian bansos ini sedang digodok pemerintah Indonesia. Nantinya, bansos tak lagi diberikan untuk masyarakat miskin yang dianggap masih mampu bekerja.

“BP Taskin tidak meniadakan bansos, tetapi alokasinya bukan lagi dalam bentuk bansos. Kami dalam rencana induk mengatakan, bansos hanya untuk lansia, difabel, dan ODGJ,” tegas Budiman.

Adapun, penyaluran anggaran bansos akan dialihkan untuk program-program produktif seperti menciptakan lapangan kerja melalui 9 sektor industri. Diantaranya pangan, kesehatan, digital, serta energi terbarukan.

Langkah ini memiliki tujuan agar masyarakat miskin bukan hanya sekadar menerima dana secara mentah, namun dapat berusaha lebih keras untuk keluar dari tingkat kemiskinan lewat pemberdayaan ekonomi.

Lebih lanjut Budiman memastikan jika Rencana Induk Pengentasan Kemiskinan 2025-2029 telah rampung, dan pihaknya akan segera menyerahkan kepada Presiden Prabowo.

Draft tersebut dirancang oleh pihaknya dengan berdasar pada arahan Presiden Prabowo. Rancangan ini disusun dengan melalui kerja sama antar lintas kementerian, termasuk juga Bappenas.

Sebagai informasi, rancangan pengentasan kemiskinan ini mengandalkan kolaborasi serta aglomerasi pada ekosistem industri di sembilan sektor strategis. BP Taskin kini berupaya untuk menjadikan rencana tersebut untuk pendekatan dalam jangka panjang, guna menekan angka kemiskinan secara berkelanjutan dan mandiri di tanah air.