Wali Kota Jepang Lepas Jabatan Usai Ijazahnya Terbukti Palsu

Wali Kota Jepang Lepas Jabatan Usai Ijazahnya Terbukti Palsu/Foto : Dok. Mainichi.jp Wali Kota Jepang Lepas Jabatan Usai Ijazahnya Terbukti Palsu/Foto : Dok. Mainichi.jp

Jakarta, GPriority.co.id – Polemik ijazah palsu juga terjadi di negara maju seperti Jepang. Usai ijazahnya terbukti palsu, Wali Kota Jepang bernama Maki Takubo, melepas jabatannya.

Maki Takubo diketahui merupakan Wali Kota Ito pada Prefektur Shizuoka, Jepang. Sebelumnya, Takubo mengakui jika dirinya merupakan seorang lulusan dari Universitas Toyo. Namun fakta mengatakan jika dirinya dikeluarkan dari kampus tersebut sebelum lulus.

Usai terbukti ijazahnya palsu, Takubo pun meminta maaf kepada publik lewat sebuah konferensi pers. Permintaan maaf Takubo utamanya ditujukan kepada pemerintah kota serta warga Jepang. Takubo mengakui jika ia baru mengetahui statusnya yang bukan menjadi lulusan, pada 28 Juni lalu.

Takubo juga mengakui jika dirinya tidak mengingat terkait asal-usul sertifikat kelulusan yang ia miliki dari Universitas Toyo. Karena permasalahan ini, reputasi kota Ito pun berdampak, hingga dilaporkan banyak kunjungan wisata yang dibatalkan oleh agen perjalanan di Jepang.

Takubo pun menyatakan jika dirinya akan menyerahkan penjelasan secara tertulis kepada jaksa dalam kurun waktu dua minggu ke depan. Ia pun menyatakan siap mengundurkan diri dari jabatannya.

Kini, pemerintah Kota Ito berupaya memperbaiki situasi dan memulihkan citra kota yang terkenal dengan destinasi wisata resort air panasnya tersebut.

Berdasarkan aturan yang ada, pemilihan wali kota baru nantinya akan dilakukan 50 hari usai pengunduran diri Wali Kota lama. Majelis Kota Ito mengapresiasi langkah Takubo, dan menyebut jika keputusan yang diambil sangat bijak demi kepentingan publik dan menjaga stabilitas pemerintahan daerah setempat.