Jakarta, GPriority.co.id – Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta Rano Karno, menghadiri Opening Ceremony acara Jakarta Kreatif Festival (JKF) 2025, Rabu (4/6) di Gandaria City Mall, Jakarta Selatan.
JKF 2025 merupakan festival hasil kerja sama BI (Bank Indonesia) DKI Jakarta dengan Pemprov DKI Jakarta. Di tahun ini, festival JKF 2025 diselenggarakan dalam rangka meningkatkan pilar UMKM dalam perekonomian, mengoptimalkan sistem pembayaran berbasis digital, serta mengakselerasi pertumbuhan ekonomi dan menjaga stabilitas negara untuk mendukung Jakarta sebagai pusat ekonomi dan bisnis global.
“Dengan mengusung tema ‘Memperkuat Daya Saing Jakarta Sebagai Kota Global’, festival ini mendukung visi Jakarta ke depan, yang sedang bertransformasi menjadi kota global atau global city di tahun 2045,” ungkap Rano yang akrab disapa ‘Bang Doel’ tersebut, dalam sambutannya.

Di tahun ini, JKF 2025 akan diselenggarakan selama 5 hari, mulai 4-8 Juni 2025, dengan mengusung tagline “INXPIRE” (Innovative, Explore, serta Empower), yang mencerminkan strategi yang dibutuhkan Jakarta untuk menjadi kota global yang maju dan berdaya saing.
Sebagai informasi, saat ini Jakarta menduduki peringkat 74 dari 156 kota global. Sedangkan data Global Power City Index 2024, menempatkan Jakarta pada posisisi 45 dari 48 kota global. Dari peringkat tersebut, Rano optimis ke depan Jakarta dapat memperkuat posisinya sebagai kota global, lewat berbagai hal.
“Diantaranya perkembangan UMKM untuk menciptakan ekosistem ekonomi yang kreatif dan berkelanjutan. Penyelenggaran JKF 2025 ini mendukung keberadaan UMKM Jakarta,” ujarnya lebih lanjut.
Untuk itu Rano mengatakan, Pemprov DKI Jakarta akan terus berkomitmen untuk terus memperkuat sinergi dan kolaborasi bersama BI DKI Jakarta, untuk melahirkan pelaku UMKM yang mampu merespon perubahan melalui pendekatan inovatif dan kolaboratif, guna mewujudkan Jakarta sebagai kota global yang aman dan nyaman.
Berbeda dari tahun lalu, JKF 2025 tahun ini menghadirkan workshop interaktif, perluasan fasilitas kemitraan antara UMKM dan potential buyer, perluasan layanan informasi melalui fasilitas umum, dan penyelenggaraan kompetisi building.
“Saya berpesan kepada peserta JKF 2025 agar dapat memanfaatkan sebagai wadah pembelajaran untuk mengembangkan diri, memperkuat daya saing di sektor kreatif, pariwisata, dan ekonomi digital, demi kemajuan kota dan kesejahteraan warga,” pesan Rano di akhir sambutannya sekaligus secara resmi membuka acara JKF 2025.
Pada tahun ini, BI DKI Jakarta menargetkan transaksi JKF 2025 mencapai Rp20 miliar. Nilai transaksi tersebut meroket 53,8% dari tahun lalu, yang mencatatkan transaksi sebesar Rp13 miliar.
Foto : GPriority/Nindya Farhah Azzahrah
