Yogyakarta, GPriority.co.id – Asosiasi Sekretaris DPRD Kabupaten/Kota Seluruh Indonesia (ASDEKSI) menggelar Peningkatan Kapasitas SDM Sekretariat DPRD/DPRK Tingkat Nasional di Yogyakarta, 7–10 Oktober 2026. Kegiatan mengusung tema “Tindak Lanjut Percepatan Pengisian Jabatan serta Implementasi Permendagri Nomor 6 Tahun 2024 tentang Pendalaman Tugas Dewan.”
Kegiatan yang berlangsung di Kabupaten Sleman tersebut diikuti sekitar 70–90 peserta yang terdiri atas Sekretaris DPRD/DPRK beserta jajaran staf sekretariat dari berbagai daerah di Indonesia. Yogyakarta dipilih sebagai lokasi kegiatan karena dinilai mendukung proses pembelajaran, diskusi, sekaligus membangun komunikasi dan jejaring antarsekretariat DPRD.
Ketua ASDEKSI, Drs. H. Aris Wibawa, M.M., dalam sambutannya mengatakan kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan kapasitas sekaligus menyamakan pemahaman sekretariat DPRD/DPRK dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya.
“Kegiatan ini kami selenggarakan dengan satu tujuan sederhana, yaitu meningkatkan kapasitas dan menyamakan pemahaman sekretariat DPRD dan DPRK dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya,” ujar Aris.
Menurut Aris, tugas sekretariat DPRD tidak sederhana. Sekretariat berada pada posisi yang harus mampu memberikan dukungan kepada DPRD sekaligus tetap bekerja dalam sistem pemerintahan daerah. Karena itu, sekretariat harus memahami kebutuhan dan dinamika DPRD, serta memastikan proses administrasi, penganggaran, fasilitasi, dan pertanggungjawaban berjalan sesuai ketentuan.
Ia menekankan pentingnya sumber daya manusia yang memiliki kemampuan manajerial, komunikasi, serta integritas. Salah satu pembahasan utama dalam kegiatan tersebut adalah percepatan pengisian jabatan sekretariat DPRD/DPRK dengan memperhatikan standar kompetensi jabatan manajerial di pemerintahan daerah.
Selain itu, forum membahas implementasi Permendagri Nomor 6 Tahun 2024 tentang orientasi dan pendalaman tugas anggota DPRD provinsi serta DPRD kabupaten/kota. Regulasi tersebut antara lain mengatur penyelenggaraan, evaluasi, monitoring, dan pelaporan pendalaman tugas anggota DPRD.
Aris juga menyebut peserta akan bertukar pengalaman mengenai berbagai persoalan yang dihadapi sekretariat DPRD di daerah, termasuk aspek regulasi, administrasi, dan akuntabilitas.
“Kami berharap selama berada di Yogyakarta para peserta tidak hanya mendapatkan tambahan pengetahuan, tetapi juga membawa pengalaman, jaringan, dan solusi yang dapat diterapkan di daerah masing-masing,” katanya.
Ia menambahkan, tantangan sekretariat DPRD ke depan akan semakin kompleks. Karena itu, peningkatan kompetensi, penguatan integritas, profesionalisme, serta koordinasi dengan DPRD dan pemangku kepentingan menjadi hal yang perlu terus dilakukan.
Kegiatan ASDEKSI 2026 diharapkan dapat memperkuat peran sekretariat DPRD dalam memberikan pelayanan profesional kepada DPRD, sekaligus menjaga tertib administrasi dan akuntabilitas pemerintahan daerah.
