Cari Kerja Kian Sulit, 25 Persen Lulusan Universitas Harvard Masih Nganggur

Cari Kerja Kian Sulit, 25 Persen Lulusan Universitas Harvard Masih Nganggur Cari Kerja Kian Sulit, 25 Persen Lulusan Universitas Harvard Masih Nganggur

Jakarta, GPriority.co.id – Fenomena cari kerja yang kian sulit, ternyata bukan hanya dirasakan di Indonesia. Berdasarkan penelitian belum lama ini, sebanyak 25 persen lulusan Universitas Harvard dilaporkan masih menganggur.

Lebih lanjut, berdasarkan laporan dari media AS, Wasted, sebanyak 25 persen lulusan MBA Harvard Business School (HBS) 2024 masih menganggur. Hal tersebut bahkan menjadi angka tertinggi dalam lebih dari satu dekade terakhir.

Fenomena susah cari kerja ini ternyata juga terjadi pada program MBA terkemuka lainnya, seperti Stanford dan Wharton, yang menandakan terjadinya perlambatan pasar kerja akibat ketidakpastian ekonomi global.

Selain itu, banyak juga perusahaan besar mengurangi perekrutan atau memilih untuk menundanya karena inflasi tinggi dan risiko resesi. Akibatnya, para lulusan MBA yang sebelumnya mudah mendapatkan pekerjaan, kini harus menghadapi tantangan yang lebih besar.

Selain berkaitan dengan faktor ekonomi, perubahan strategi perekrutan perusahaan yang saat ini lebih menekankan keterampilan teknis dan pengalaman spesifik, membuat para lulusan dengan latar belakang umum menjadi kian sulit untuk bersaing.

Demi meningkatkan peluang kerja, lulusan MBA juga perlu membangun jaringan, mengembangkan keterampilan yang relevan dengan pekerjaan yang dilamar, serta lebih fleksibel dalam memilih karier dalam jangka panjang.

Kendati pendidikan bisnis tetap berharga, gelar MBA kini tak lagi menjadi jaminan otomatis mendapat pekerjaan, sehingga adaptasi dan strategi proaktif menjadi kunci utama kesuksesan di dunia kerja yang semakin kompetitif di berbagai negara dunia.

Survei BI: Cari Pekerjaan Kian Sulit

Sebelumnya pada 2024, hasil survei Bank Indonesia mengungkap jika ketersediaan lapangan kerja kian alami penurunan. Hal ini menandakan jika mencari pekerjaan akan semakin susah.

Sementara itu, Survei Indeks Ekspektasi Ketersediaan Lapangan Kerja yang dilakukan masyarakat pada Desember 2024, menunjukkan penurunan terjadi seluruh sektor, namun yang terbesar terlihat pada kelompok responden pasca sarjana. Indeks ekspektasi turun menjadi 120,3 pada Desember 2024 dari 144,4 pada November 2023.

Editor: Novita Intan

Foto : Harvard Magazine