Jakarta, GPriority.co.id – Bocoran terbaru soal iPhone Fold mulai ramai dibicarakan. Perangkat lipat pertama dari Apple ini disebut akan membawa sejumlah inovasi besar, mulai dari desain layar tanpa lipatan hingga kapasitas baterai jumbo.
Berdasarkan informasi yang beredar, iPhone Fold akan mengusung desain book-style atau lipat seperti buku, bukan model flip. Saat dilipat, layar berukuran sekitar 5,5 inci, sementara saat dibuka mencapai 7,8 inci dengan rasio 4:3 yang menyerupai tablet kecil.
Dari sisi desain, perangkat ini diprediksi menjadi salah satu iPhone paling tipis yang pernah dibuat. Ketebalannya disebut hanya sekitar 4,5 mm saat terbuka dan 9–9,5 mm saat dilipat.
Apple juga dikabarkan menggunakan material premium seperti kombinasi titanium dan aluminium, serta engsel berbahan liquid metal untuk meningkatkan daya tahan sekaligus meminimalkan lipatan layar.
Menariknya, layar iPhone Fold disebut hampir tidak memiliki crease atau lipatan yang terlihat. Hal ini dimungkinkan berkat penggunaan kaca ultra tipis dari Lens Technology dengan bahan dasar Corning, serta panel layar khusus dari Samsung yang lebih tipis dan efisien.
Secara teknis, kedalaman lipatan layar diperkirakan kurang dari 0,15 mm dengan sudut di bawah 2,5 derajat, membuatnya nyaris tidak terlihat dibandingkan perangkat foldable lainnya.
Di sektor performa, iPhone Fold diprediksi akan ditenagai chip terbaru Apple, yakni A20 berbasis fabrikasi 2nm dari TSMC. Chip ini diklaim mampu memberikan peningkatan performa hingga 15 persen lebih cepat dan efisiensi daya hingga 30 persen dibanding generasi sebelumnya.
Perangkat ini juga akan dibekali RAM 12 GB dengan teknologi integrasi WMCM, serta pilihan penyimpanan mulai dari 256 GB hingga 1 TB.
Untuk mendukung produktivitas, Apple akan menghadirkan iOS yang dioptimalkan untuk layar besar. Pengguna nantinya bisa menjalankan dua aplikasi sekaligus melalui fitur split screen dengan tampilan antarmuka mirip iPad.
Di sektor kamera, iPhone Fold diperkirakan mengusung dua kamera belakang 48 MP untuk lensa utama dan ultra wide. Sementara kamera depan akan menggunakan dua sistem berbeda, yakni hole-punch di layar luar dan kamera under-display di layar dalam dengan resolusi hingga 24 MP.
Dari sisi daya, iPhone Fold disebut akan memiliki baterai berkapasitas 5.400 hingga 5.800 mAh, menjadikannya salah satu iPhone dengan baterai terbesar sejauh ini. Sebagai perbandingan, iPhone 17 Pro Max saat ini memiliki kapasitas baterai 5.088 mAh.
Apple juga akan menyematkan modem generasi kedua (C2) yang mendukung jaringan mmWave 5G.
Menariknya, perangkat ini disebut tidak lagi menggunakan slot SIM fisik dan sepenuhnya mengandalkan eSIM.
Karena desainnya yang sangat tipis, iPhone Fold diperkirakan tidak akan dibekali Face ID. Sebagai gantinya, Apple akan menghadirkan Touch ID di tombol samping.
Untuk harga, perangkat ini diprediksi dibanderol di atas 2.000 dolar AS atau sekitar Rp34 juta hingga Rp49,5 juta, tergantung varian penyimpanan.
Sementara itu, jadwal peluncurannya masih menjadi perdebatan. Sejumlah laporan menyebut iPhone Fold akan diperkenalkan pada September 2026 bersamaan dengan seri iPhone 18. Namun, ada juga prediksi peluncuran bisa mundur hingga 2027 karena tantangan produksi.
