China Bebaskan Visa Transit WNI, Bisa Tinggal 10 Hari di 60 Kota

China Bebaskan Visa Transit WNI, Bisa Tinggal 10 Hari di 60 Kota China Bebaskan Visa Transit WNI, Bisa Tinggal 10 Hari di 60 Kota

Jakarta, GPriority.co.id – Bagi WNI yang ingin berlibur ke China tak perlu khawatir lagi. Pasalnya, pemerintah China kini resmi membebaskan visa transit WNI yang memungkinkan WNI bisa tinggal selama 10 hari di 60 kota.

Berlaku mulai Kamis (13/6), WNI dapat transit melalui China tanpa visa. Sementara itu, menurut media pemerintah China Xinhua, melaporkan sebelumnya jika Indonesia telah resmi bergabung dengan program transit bebas visa 240 jam China, dan menjadi negara ke-55 dalam daftar tersebut.

Berdasarkan kebijakan ini, pemegang paspor Indonesia yang memenuhi syarat dengan tiket yang dikonfirmasi ke negara ketiga, dapat melewati salah satu dari 60 pelabuhan China (seperti yang ada di Beijing atau Shanghai) dan tinggal di area yang telah ditentukan, hingga 10 hari sebelum melanjutkan perjalanan mereka, seperti dilansir dari pernyataan otoritas imigrasi China (NIA).

Masih dilansir dari NIA, China juga menerapkan kebijakan ini kepada wisatawan dari 55 negara lain, seperti Inggris, AS, Jepang, Prancis, Australia, dan UEA. Mereka dapat menggunakan fasilitas transit bebas visa selama 72 atau 144 jam di 31 pelabuhan, pada 23 kota.

Kebijakan ini dilakukan China dalam rangka memperkuat hubungan dengan negara-negara ASEAN serta mendukung kerja sama regional. Namun, banyak pelancong India yang masih menunggu kemudahan masuk serupa, karena India masih dikecualikan dari daftar bebas visa saat ini.

Hal ini disinyalir karena hubungan India dan China sampai saat ini masih belum harmonis, setelah masalah perbatasan dan persaingan politik. Alasan utamanya ialah sengketa Garis Kontrol Aktual (LAC) di Himalaya.

“Dengan semakin mendalamnya pertukaran antara China, Indonesia, dan anggota ASEAN lainnya, kebijakan bebas visa China secara bertahap berkembang menjadi inisiatif regional yang lebih luas,” ujar Ge Hongliang, wakil dekan ASEAN College di Universitas Guangxi Minzu, seperti dilansir dari Global Times.

NIA juga akan terus meningkatkan peraturan imigrasi untuk memudahkan orang asing masuk, belajar, bekerja, dan tinggal di negara tersebut. Kebijakan visa transit diperluas, sehingga lebih banyak wisatawan yang mengunjungi China.

“Hal ini juga jelas mencerminkan komitmen China untuk membuka diri dan meningkatkan pertukaran internasional,” tambah Ge Hongliang.

Foto : Dok. South China Morning Post