Penulis : Erwin/Ponco | Editor : Lina F | Foto : Diskominfo Pariaman
Pariaman, Gpriority.co.id – Sebanyak tiga kelompok tani di Kota Pariaman mendapatkan bantuan bibit cabe dan jahe dari Pemerintah Kota Pariaman melalui Dinas Pertanian Pangan dan Perikanan (PPP) Kota Pariaman pada Selasa (09/05). Bantuan ini diharapkan mampu menciptakan ketahanan pangan Kota Pariaman.
Bantuan kegiatan pengembangan kawasan cabai dan kawasan jahe tahun 2023 tersebut diserahkan simbolis kepada tiga kelompok tani di Kota Pariaman, Kelompok Tani Jati Saiyo, Kelurahan Jati Hilir, Kelompok Tani Cahaya Gemilang Desa Pauh Timur dan Kelompok Tani Puja Desa Pakasai oleh Walikota Pariaman, Genius Umar. Walikota menjelaskan bahwasanya cabe dan jahe diperuntukan untuk ketahanan pangan yang menjadi program Pemko Pariaman dengan pemerintah pusat supaya tidak ada lagi lahan yang kosong.
Dengan menanam cabe menurutnya masyarakat bisa memetik hasil panennya, apalagi harga cabe yang saat ini melambung tinggi tentu akan mendatangkan keuntungan. “Jika cabe langka tentu akan menyebabkan inflasi, sehingga masyarakat pun akan sulit untuk mengkonsumsi cabe itu sendiri ,” ujarnya seperti dilansir dari laman Pemkot Pariaman. Selain cabe dan jahe, dirinya juga telah meminta dinas terkait untuk mengembangkan berbagai tanaman, perikanan dan perkebunan dan semua komoditas di Kota Pariaman.
“Kembangkan produk pertanian yang memiliki nilai ekonomi yang tinggi sehingga dengan begitu akan mengangkat perekonomian masyarakat terutama para petani ,” tandasnya. Dinas Pertanian, sebutnya, harus secara berkelanjutan melakukan pendampingan kepada para kelompok tani di Kota Pariaman.
Sebagai informasi untuk kelompok tani Jati Saiyo dan kelompok tani Cahaya Gemilang masing-masing menerima sarana produksi cabai untuk lahan seluas 5 hektar dengan rincian, bibit cabai 70 bungkus, pupuk NPK 1.625 kg, mulsa plastik 35 roll. Sedangkan untuk kelompok tani Puja Desa Pakasai menerima bantuan sarana produksi jahe untuk lahan seluas 5 hektar dengan rincian, bibit jahe 5.000 kg, pupuk NPK 1.375 kg, dan pupuk organik 3.000 kg.
