Jakarta, Gpriority.co.id – Satoru Mochizuki yang akrab disapa Coach Mochi resmi dicopot dari kursi pelatih Tim Nasional (Timnas) Indonesia Putri (Garuda Pertiwi). Sebagai pelatih sementara, PSSI menunjuk Joko Susilo, pelatih RANS Nusantara FC.
Setahun lebih menangani Timnas Indonesia Putri, Coach Mochi harus menghadapi kenyataan dicopot dari kursi pelatih. Coach Mochi yang terakhir kali gagal membawa Garuda Pertiwi lolos ke Piala Asia 2026 diproyeksikan menduduki posisi baru di bidang pengembangan sepak bola wanita (women’s football development).
Menurut Vivin Cahyani, exco-PSSI, posisi Coach Mochi digeser ke belakang layar. Mantan pelatih tim nasional universitas putri Jepang itu akan ditugasi untuk memastikan development sepak bola putri di Indonesia.
PSSI, jelas Vivin, melihat pengalaman, kredibilitas, networkingnya dengan JFA dan Liga Wanita di Jepang yang dirasa ia lebih strategis ada di belakang layar serta menyiapkan road map. Sebagai informasi, PSSI memang menjadikan Jepang sebagai kiblat utama pembinaan tim putri.
Pria kelahiran Otsu, Shiga, Jepang, pada 18 Mei 1964 tersebut selama ini memang banyak berkecimpung dalam sepak bola wanita Jepang. Federasi sepak bola Jepang (JFA) pernah memilihnya menjadi staf kepelatihan timnas wanita Jepang. Mochi mengemban jabatan ini hingga 2012 dan meraih sejumlah prestasi. Lantas di tahun 2014-2017 ia melatih tim nasional universitas putri Jepang. Posisi itu kembali diemban pada 2019 setelah sempat menganggur.
Sebagai pemain Mochizuki juga oernah membela Shiga Prefectural Moriyama High School serta Osaka University di liga kampus. Sementara sebagai pelatih Mochi juga pernah menjadi pelatih Kyoto Purple Sanga, Vissel Kobe, Tim Muda Omiya Ardija, Timnas Jepang U-16, Instruktur pelatih di JFA, tim muda Urawa Reds, pelatih kepala JFA National Training Center serta pelatih tim kampus Biwako Seikei Sports University.
Sebagai pengganti Coach Mochi di Garuda Pertiwi, PSSI menunjuk pelatih sementara, Joko Susilo. Joko merupakan pelatih anyar di klub Liga 3, RANS Nusantara FC. Ia dihubungi PSSI untuk membantu Timnas Indonesia Putri. “Saya sudah sampaikan situasi saya untuk saat ini. Karena ini tugas negara, tentu saya siap,” ujarnya.
Joko mengaku sudah ijin kepada RANS dan akan tetap memantau kepelatihan disana. Apalagi kompetisi Liga Nusantara kemungkinan berlangsung September 2025. Dengan demikian ia dapat mendampingi RANS Nusantara FC setelah tugas bersama Timnas Indonesia Putri selesai.
Adapun Joko akan memimpin Tmnas Indonesia Putri setidaknya hingga Piala AFF yang akan digelar di Vietnam pada Agustus 2025 nanti. “Karena kita belum ada pelatih kepala, maka kita sudah tetapkan Joko Susilo sebagai pelatih sementara. Jadi Joko Susilo dipilih sebagai untuk mengisi posisi pelatih kepala sementara. Kita melihat di AFF ini persaingan cukup ketat,” tutup Vivin.
Foto : FB Timnas Indonesia
