Jakarta,GPriority.co.id-Untuk memperkuat infrastruktur sekaligus membuka keterisolasian, Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta Kementerian PUPR meningkatkan Jalan Lintas Timur Sumatera di Provinsi Sumatera Selatan sepanjang 29,87 km dan 14 buah jembatan.
Tantangan tersebut dijawab dengan inovasi pembiayaan alternatif salah satunya melalui skema Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU) Syariah melalui Surat Berharga Syariah Negara (SBSN).
“Skema ini diterapkan pada proyek preservasi Jalan Lintas Timur Sumatera di Provinsi Sumatera Selatan sepanjang 29,87 km dan 14 buah jembatan,” tulis Menteri PUPR Basuki Hadimuljono dalam siaran persnya pada Selasa (31/5/2022).
Pekerjaan preservasi yang dilakukan meliputi peningkatan kemantapan jalan lintas utama untuk mendukung konektivitas palembang hingga jambi, sehingga mempersingkat waktu tempuh kendaraan, biaya logistik menjadi lebih murah, peningkatan pendapatan masyarakat sekitar, dan berkurangnya polusi udara.
” Pembiayaan dengan skema tersebut memiliki potensi sangat besar sebagai sumber pertumbuhan baru bagi perekonomian Indonesia yang merupakan salah satu dari 13 program prioritas Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (@kneks.id) pada Rapat Pleno KNEKS 2022,” tutupnya.(Hs.Foto.Humas PUPR)
