Jakarta, GPriority.co.id – Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir bertemu dengan CEO TikTok, Shou Zi Chew, dan CEO YouTube, Neal Mohan, untuk membahas potensi ekonomi digital Indonesia yang diperkirakan akan mencapai Rp4.500 triliun.
“Saya bicara tentang potensi digital ekonomi Indonesia akan mencapai Rp4.500 triliun dan menjadi yang terbesar di Asia Tenggara,” tulis Erick dalam unggahan di Instagram pribadinya @erickthohir pada Jumat (26/7).
Pertemuan yang berlangsung saat makan malam di Museum Louvre, Prancis, menunjukkan dukungan penuh dari Mohan dan Chew terhadap pengembangan ekonomi digital di Indonesia.
“Mereka percaya dan siap mendukung potensi digital ekonomi yang dimiliki Indonesia. Mereka juga siap untuk mendorong kreator dalam negeri dengan tetap menjaga kultur Indonesia yang baik ke seluruh dunia,” ujar Erick.
Selain bertemu dengan Mohan dan Chew, Erick juga mengadakan pertemuan dengan Muhammad Yunus, pendiri Grameen Bank, dan Lakshmi Mittal, pemilik pabrik baja terbesar kedua di dunia.
Erick menjelaskan bahwa Grameen Bank, yang didirikan oleh Muhammad Yunus, berfokus pada pemberian pinjaman skala kecil untuk UMKM yang tidak mampu meminjam dari bank umum.
“Konsep ini menjadi inspirasi untuk program yang sudah dijalankan di Indonesia yaitu PNM Mekaar yang saat ini sudah memiliki 15,2 juta nasabah,” ucapnya.
Erick juga menyinggung peran Lakshmi Mittal dalam membuka lapangan pekerjaan di Indonesia melalui pembangunan pabrik baja pada tahun 1976.
“Sekaligus membantu membuka lapangan pekerjaan di Indonesia,” kata Erick.
Kunjungan Erick Thohir ke Prancis terkait dengan penyelenggaraan Olimpiade Paris 2024. Selain pertemuan bisnis, Erick juga bertemu dengan Presiden FIFA Gianni Infantino, Presiden Prancis Emmanuel Macron, dan menghadiri rapat Komite Olimpiade Internasional (IOC) yang ke-142 di Paris.
Foto: Instagram @erickthohir
