Jakarta, GPriority.co.id – Konten kreator sekaligus pendiri Malaka Project, Ferry Irwandi, mengaku bingung dengan sikap TNI yang dinilai terus mencari-cari celah untuk memidanakan dirinya.
Menurut Ferry, dirinya tidak melakukan kesalahan apa pun.
Diketahui, saat ini, Satuan Siber TNI tengah mengkaji dugaan tindak pidana lain yang dianggap lebih serius terhadap Ferry. Hal itu dilakukan setelah rencana pelaporan atas dugaan pencemaran nama baik terganjal putusan Mahkamah Konstitusi (MK), yang menyatakan institusi TNI tidak bisa melaporkan seseorang atas pencemaran nama baik.
“Nah terkait case saya kenapa saya diperkarakan sedemikian rupa, saya juga gak tau sampai sekarang. Nah yang terakhir ini dapat lagi ternyata dapat tindakan tindak pidana yang lebih serius. Saya kagum gitu,” kata Ferry dalam diskusi publik Bahaya Militer: Ancaman Pembela HAM dan Militerasi Ruang Siber, Jumat (12/9).
“Kayak kenapa sih mereka, ada apa gitu. Saya sampai sekarang bertanya-tanya, siapa yang saya sakiti sampai seorang Yusril Yeza Mahendra udah ngomong, Pak Mahfud udah ngomong, udah lah ini. Mereka masih berfikir kami menemukan tindak pidana yang lebih serius, setelah yang kemarin mentok,” tambahnya.
Ferry juga mengingatkan TNI untuk tidak heran apabila nama institusinya menjadi jelek akibat langkah yang mereka ambil.
“Jadi kalau sekarang TNI namanya tidak bagus di masyarakat, ya bukan salah siapa-siapa gitu. Ya kalian sendiri, saya warga sipil biasa loh,” ucap Ferry.
Lebih lanjut, Ferry mempertanyakan sikap TNI yang dinilainya terus mencari-cari kesalahannya.
“Apa yang mau dicari. Saya malah bingung. Jadi ketika ditanya casenya dicari-cari cyber, dicari-cari pum-pem atas tindakan dan ancaman serius, apa yang saya ancam ya? Saya juga bingung juga. Lebih ke penasaran,” ucapnya.
Menurut Ferry, masih banyak persoalan penting yang harus diselesaikan pasca-demonstrasi akhir Agustus lalu, ketimbang mengurusi dirinya.
“Cuma kalau dipikir-pikir ada loh prioritas lain, banyak loh korban-korban yang belum dapat keadilan. Banyak loh teman-teman kita masih dalam kurungan, banyak loh permasalahan yang harus diselesaikan,” katanya.
“Jadi kayak lama-lama saya mikirnya ini kenapa ya mereka itu, ada apa? Apa yang terjadi? Apakah ada kekhawatiran atau apa. Mungkin bukan dari saya cuma tadi teman-teman gitu sih. So far saya cek kembali, gak ada. Saya bingung pidananya di mana. Lebih ke situ sih,” tambah Ferry.
Pewarta : Fifi Abdurahman
