Film ‘Garuda Di Dadaku’ Bakal Dibuat Versi Animasi

Film ‘Garuda Di Dadaku’ Bakal Dibuat Versi Animasi Film ‘Garuda Di Dadaku’ Bakal Dibuat Versi Animasi

Jakarta, GPriority.co.id – Masih ingatkah anda dengan salah satu film ikonik Indonesia berjudul ‘Garuda Di Dadaku’? film yang dirilis pertama kali pada tahun 2009 itu, dikabarkan bakal dibuat versi animasi.

‘Garuda Di Dadaku’ merupakan karya sutradara Ifa Isfansyah. Di tahun 2011, keluar sekuelnya yang di sutradarai oleh Rudi Soejarwo.

‘Garuda Di Dadaku’ juga sempat dibuat versi serial oleh Angga Dwimas Sasongko dan Ifa Isfansyah.

Di tahun ini, BASE ENTERTAINMENT bersama KAWI Animation, AHHA Korpora, dan Springboard, dikabarkan akan berkolaborasi dan membuat ulang cerita ‘Garuda Di Dadaku’ dalam versi animasi.

Masih dengan visi yang sama seperti film dan serial sebelumnya, ‘Garuda Di Dadaku’ versi animasi diharapkan dapat menyampaikan pesan kuat tentang semangat, kerja keras, serta persahabatan.

Nantinya, animasi ‘Garuda Di Dadaku’ akan dibuat lewat medium animasi yang lebih dinamis dan kaya, sehingga dapat menjangkau target pasar yang lebih luas.

Ronny Gani, CEO dan Co-Founder KAWI Animation, juga akan terlibat dalam produksi animasi ‘Garuda Di Dadaku’.

Sebagai informasi, Ronny Gani dikenal sebagai animator handal yang pernah terlibat dalam film-film Hollywood seperti ‘The Avengers’ hingga ‘The Mandalorian’. Bahkan karyanya pun masih banyak lagi.

Animasi ‘Garuda Di Dadaku’ bakal menceritakan perjalanan seorang remaja Indonesia yang sangat mencintai olahraga sepak bola. Ia pun bercita-cita menjadi pemain sepak bola profesional.

Film ‘Garuda Di Dadaku’ dibintangi oleh sejumlah artis tanah air terkenal, seperti Emir Mahira, Aldo Tansani, Marsha Aruan, Ikranegara, Maudy Koesnaedi, Ari Sihasale, dan Ramzi.

‘Garuda Di Dadaku’ (2009) berkisah tentang seorang siswa kelas 6 SD bernama Bayu (Emir Mahira), yang bercita-cita menjadi pemain sepak bola. Sayangnya mimpi Bayu harus terhambat oleh restu sang kakek yang tak mengizinkannya untuk berada di dunia sepak bola.

Menurut kakek Bayu, pemain sepak bola hanya akan membawanya kepada kemiskinan. Hingga kakeknya meminta Bayu untuk menjadi seorang pelukis.

Meski terhalang restu kakeknya, namun Bayu tak pernah patah semangat dan membuktikan bahwa ia benar-benar serius berada di dunia sepak bola.

Hingga puncaknya, Bayu kemudian mengikuti seleksi pemain Timnas Indonesia U-13. Seleksi tersebut diadakan di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta.

Meski harus bersaing, namun akhirnya Bayu berhasil masuk menjadi bagian dari Timnas U-13, yang akan berhadapan dengan Jepang. Hingga kakeknya pun akhirnya luluh dan merestui cita-cita Bayu.

Film ‘Garuda Di Dadaku’ (2009), menggambarkan impian seseorang yang pantang menyerah walaupun banyak tantangan yang menghadang, termasuk larangan dari orang tua.

Menurut salah satu kritikus film, Leila S. Chudori, dalam majalah Tempo, film ‘Garuda Di Dadaku’ (2009), membuatnya tertarik menggemari dunia sepak bola, meskipun sebelumnya kurang suka.

Bahkan Leila juga menyamakan film tersebut dengan ‘Bend It Like Beckham’ yang dirilis pada 2002.

Akankah versi animasi ‘Garuda Di Dadaku’ meraih kesuksesan seperti versi filmnya?

Foto : BASE ENTERTAINMENT