Forum Trend 2026 Tekankan Pentingnya Kebijakan Dorong Indonesia Naik Kelas

President Commissioner and Content Director Tutur Media Digital, Don Basco Selamun dalam Trend 2026 tema Unlocking Growth in the Middle Income Trap/Foto Fifi Abdurahman

Jakarta, GPriority.co.id – Prihatin dengan pertumbuhan ekonomi Indonesia yang selama 30 tahun terakhir stagnan di kisaran 5 persen, Tutur Media Digital menggelar Tutur Economic Dialogue (Trend) 2026 dengan tema Unlocking Growth in the Middle Income Trap.

President Commissioner and Content Director Tutur Media Digital, Don Basco Selamun, mengatakan forum ini digelar untuk menanamkan kembali kesadaran publik tentang pentingnya upaya Indonesia untuk “naik kelas” menjadi negara maju.

Menurutnya, sebagai media, harus memiliki tanggung jawab untuk mengingatkan publik mengenai isu tersebut agar tidak dilupakan.

“Kita mau menancapkan itu dalam ingatan publik, supaya orang tidak lupa. Dan tugas sebagai media kan menyampaikan itu juga ke publik. Kenapa? Karena ini berkaitan dengan bagaimana rasa publik itu tentang naik kelas,” ucap Don di lokasi acara Jakarta Pusat, Selasa (7/4).

Ia menjelaskan, pertanyaan besar yang dihadapi Indonesia saat ini adalah apakah negara ini mampu naik kelas menjadi negara maju, tetap berada di posisi sekarang, atau justru mengalami kemunduran.

Menurutnya, isu tersebut sebenarnya menjadi perhatian hampir seluruh masyarakat Indonesia karena menyangkut masa depan ekonomi bangsa.

Dalam situasi saat ini, Don Basco menilai banyak orang belum melihat tanda-tanda kuat bahwa Indonesia akan segera naik kelas. Namun di sisi lain, belum ada pula indikasi bahwa kondisi ekonomi akan menurun secara signifikan.

“Artinya orang merasa bahwa kelihatan sementara ini mungkin kita akan ada di sini saja. Dan ini peringatan untuk kita semua, tapi terutama untuk pemerintah. Untuk mengambil kebijakan yang bisa mendeliver keinginan kita untuk tidak terjebak dalam masyarakat dengan pendapatan rendah atau tidak akan naik,” jelasnya.

Karena itu, ia menekankan pentingnya kebijakan yang mampu mendorong Indonesia keluar dari jebakan negara berpendapatan menengah (middle income trap) dan memastikan pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi.

“Itu sebabnya kami mengambil tema ini. Hanya untuk merawat ingatan kita bersama tentang pentingnya isu ini. Pentingnya isu ini karena itu harus tetap ada dalam pikiran kita. Harus tetap ada dalam perasaan kita. Dan terutama untuk anak-anak kita,” pungkasnya.