Sidrap, GPriority.co.id – Suasana Mako Polres Sidrap menjadi penuh haru, Selasa (19/11) saat upacara pelepasan Gerbang Pora digelar dengan khidmat. Menjadi momen penghormatan bagi para personel yang menyelesaikan pengabdian panjang mereka sebagai abdi negara. Langkah mereka memasuki purna bakti menggema di halaman Mako. Gerbang Pora, berdiri megah, menjadi saksi terakhir.
Perjuangan panjang yang dilalui para personel ini. Diiringi tatapan bangga keluarga dan rekan sejawat, setiap langkah mereka seolah menceritakan kisah pengabdian yang tak lekang oleh waktu.
“Ini bukan sekadar upacara, tetapi simbol penghormatan atas perjalanan panjang yang penuh dedikasi. Gerbang Pora adalah bukti nyata bahwa pengabdian mereka akan selalu menjadi teladan bagi kita semua,” ujar Iptu. Setiawan seorang rekan personil yang purna bakti.
Kapolres Sidrap, AKBP Dr. Fantry Taherong, S.H., S.I.K., M.H., memimpin upacara ini dengan bangga.
Dalam sambutannya, ia memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada personel yang memasuki masa pensiun. “Pelepasan Gerbang Pora ini bukan akhir dari segalanya, melainkan awal dari babak baru. Meski masa dinas telah usai, semangat dan nilai-nilai yang mereka tanamkan akan terus hidup, menjadi cahaya bagi kami yang masih bertugas,” tegasnya.
Kapolres menekankan bahwa dedikasi dan integritas yang ditunjukkan para personel purna bakti selama bertahun-tahun menjadi fondasi kokoh bagi institusi Polres Sidrap.
“Pengabdian ini tidak akan pernah pudar, melainkan akan terus dikenang dan menjadi inspirasi bagi generasi berikutnya,” tambahnya.
Upacara ini bukan hanya sekadar seremoni, tetapi juga pengingat akan nilai-nilai luhur yang dibawa setiap langkah di bawah Gerbang Pora. Langkah-langkah yang kini menjadi simbol pengabdian tanpa batas, tidak hanya untuk institusi kepolisian tetapi juga untuk masyarakat yang telah mereka layani dengan sepenuh hati.
Gerbang Pora berdiri sebagai pengingat bahwa pengabdian sejati tidak pernah mengenal kata akhir. Meski seragam telah dilepas, semangat untuk memberi manfaat bagi masyarakat akan terus hidup dalam langkah-langkah mereka selanjutnya. Di tengah haru, kehangatan keluarga dan tepukan bangga rekan-rekan seolah menguatkan pesan: pengabdian tidak pernah usai, hanya bertransformasi.
Dengan langkah yang tenang namun penuh makna, mereka meninggalkan Mako Polres Sidrap, tetapi tidak pernah meninggalkan hati kita.
Upacara pelepasan Gerbang Pora ini adalah penghormatan abadi atas perjuangan dan pengabdian para personel Polres Sidrap.
Ada 8 Personil Polres Sidrap yang kini purna bakti, dari sejumlah kesatuan Mereka yang kini memasuki masa pensiun telah menorehkan jejak tak terlupakan dalam lembaran sejarah kepolisian, menjadi inspirasi bagi semua yang hadir. gema dedikasi mereka akan terus hidup, mengalir seperti aliran sungai yang tak pernah berhenti, menyejukkan hati setiap orang yang mengenangnya.
Foto: Istimewa
